Sabtu, 10 Desember 2016 | 18:22 wib
Informashe Living Plus She Health
Mulai SADARI Ibu Desa Sebani
''Kanker payudara tidak bisa dicegah. Tapi tenang, bisa dideteksi dini,'' kalimat inilah yang terus menerus diingatkan Samantha Barbara, Chairperson of Love Pink, yayasan sosial pendampingan bagi pasien kanker payudara, serta fasilitator kampanye deteksi dini kanker payudara dari Jakarta.

Kata Samantha dalam acara Deteksi Dini Kanker Payudara di Desa Sebani, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, jumlah kejadian kanker payudara mayoritas ditemukan di stadium lanjut. Inilah yang menyebabkan perjalanan pengobatan semakin panjang dan angka harapan hidup jadi menurun. ''Padahal kalau ditemukan di stadium dini, pasti lebih banyak perempuan yang diselamatkan,'' kata Samantha di depan 150 ibu-ibu warga Desa Sebani (10/12).

Untuk mencegah kasus kanker payudara yang terlambat ditangani, Bali Pink Ribbon selaku inisiator acara ini mengajak Love Pink, Rumah Sakit Onkologi Surabaya, dan Reach to Recovery Surabaya untuk mengadakan pemeriksaan klinis payudara. ''Desa Sebani dipilih karena desa ini telah berhasil menerapkan aturan rumah bebas asap rokok selama dua tahun terakhir,'' kata Hasta Sanders dari support group Bali Pink Ribbon. Untuk mengapresiasi keberhasilan tersebut, Hasta mengajak para perempuan di Desa Sebani untuk mengenal SADARI (pemeriksaan payudara sendiri).

SADARI ini bisa dilakukan sebulan sekali dan paling baik dilakukan pada hari ke-7 sampai hari ke-10 dihitung dari hari pertama haid. Bagi yang sudah mengalami menopause, SADARI dilakukan pada tanggal yang sama setiap bulan, misalnya tanggal 10. SADARI dapat dilakukan saat mandi ketika di depan cermin, dengan memeriksa daerah dekat puting hingga bawah ketiak selama 10 menit. Perhatikan setiap bagian payudara bila ada perubahan atau kelihatan lain dari biasanya.

Tindakan untuk memeriksa payudara sendiri ini sangat penting karena pada kenyataannya, hampir 85 persen benjolan di payudara ditemukan oleh penderita sendiri. Samantha mengingatkan para wanita agar segera ke dokter bila merasakan ada benjolan atau bagian yang menebal di payudara mereka. Perlu diingat bahwa kebanyakan (90 persen) dari benjolan pada payudara bukan kanker. Tetapi, bila anda menemukan benjolan di payudara anda, selalu cek dengan dokter untuk menentukan apakah pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan bahwa benjolan tersebut bukan kanker.

Segeralah ke dokter, jika anda menemukan satu atau lebih dari tanda/gejala dibawah ini:
  1.   Benjolan/tumor atau ada bagian yang menebal di satu atau kedua payudara.
  2.   Perubahan besar/ukuran dan bentuk dari satu atau kedua payudara.
  3.   Ada cairan keluar dari puting payudara (cairan tersebut bisa bercampur darah).
  4.   Ada benjolan/tumor atau pembengkakan di bawah ketiak.
  5.   Ada bagian kulit payudara yang tertarik ke dalam, atau ada bagian yang bekerut seperti kulit jeruk.
  6.   Terdapat bercak, mengelupas, menyerpih, atau bersisik pada atau sekitar puting susu.
  7.   Puting susu kelihatan berubah, misalnya kelihatan seperti tertarik masuk kedalam payudara.
  8.   Rasa sakit pada payudara atau daerah dibawah ketiak yang tidak ada hubungannya dengan masa haid/menstruasi.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
 
P O D C A S T
  • English Today ''boring Or...
  • Amankah Waterbirth
  • Peluang Online Course
  • Leadership Ala Tri...
  • Cover Song Hotline Bling By...
  • Cover Song Believe
  • « December 2017 »
    S M T W T F S
              1 2
    3 4 5 6 7 8 9
    10 11 12 13 14 15 16
    17 18 19 20 21 22 23
    24 25 26 27 28 29 30
    31