Selasa, 10 Januari 2017 | 06:24 wib
Informashe Living Plus Beauty
Meryl Streep Kecam Donald Trump di Golden Globe
Usia Meryl Streep tak lagi muda. Aktris senior Amerika ini hampir menginjak kepala tujuh. Atas dedikasinya yang membanggakan di dunia perfilman, Meryl Streep menerima penghargaan Cecil B. DeMill Award yang diberikan di ajang Golden Globe 2017. Seluruh tamu undangan Golden Globe pun melakukan standing ovation untuk Meryl. ''Terima kasih, silakan duduk,'' kata sang aktris.

Streep pun mulai membacakan pidato yang telah disiapkannya. ''Saya juga kadang kehilangan memori, makanya saya baca ya,'' katanya mengawali.

''Siapa Hollywood dibanding di luar sana?'' Meryl Streep membuka pidatonya.

Ia lalu menyebut banyak nama selebriti yang hadir, dan menjelaskan latar belakang mereka. Natalie Portman, katanya, ''Lahir di Jerussalem.'' Dev Patel, lahir di Kenya, dibesarkan di London, dan berdarah India. Artis-artis lain pun ia sebutkan lengkap dengan di mana mereka lahir dan dibesarkan.

Hollywood, kata Streep, adalah kumpulan orang-orang itu. Para ''foreigners'' dan tentu saja, media ikut andil membesarkan nama mereka.

''Hollywood berjalan dengan bantuan orang luar dan orang asing, dan jika Anda menendang kami semua keluar, Anda tidak akan memiliki apa-apa untuk ditonton kecuali sepakbola dan seni bela diri, yang mana itu bukan seni,'' katanya seperti dikutip dari The Hollywood Reporter.

Meryl Streep kemudian memberi catatan keras tentang sikap Donald Trump yang secara terbuka mengejek reporter Serge Kovaleski dari The New York Times yang disabilitas.

''Tidak ada yang baik tentang hal itu (Trump mengejek Serge dengan menirukannya, red), dia (Serge) hanya melakukan pekerjaannya,'' kata Meryl. ''Ini semacam mematahkan hati saya saat melihatnya dan saya masih tak habis pikir karena itu bukan dalam film, melainkan kehidupan nyata. Itu mempermalukan seseorang di depan umum.''

Lebih dalam, Streep pun menyinggung bahwa sikap tidak menghargai itu akan mengundang sikap tak menghargai lainnya.

''Kekerasan akan menghasut kekerasan. Ketika seseorang punya posisi dan kekuasaan lalu menggertak orang lain, kita semua kalah,'' kata Meryl.

Menurut hasil wawancara NY Times, Donald Trump mengaku tak terkejut 'diserang' oleh pelaku industri film. Dalam wawancara berbeda Donald Trump pernah menyangkal tuduhan mengejak reporter disabilitas. ''Saya tidak pernah mengejek siapa pun.'' Sedangkan Serge Kovaleski di wawancara terpisah mengatakan, ''Saya yakin Trump ingat betul siapa saya dan bagaimana kondisi saya. Saya pernah bertemu dan membuat profilnya.''
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
 
P O D C A S T
  • Anak Bisa Dipidana...
  • Youtube Untuk Wanita
  • Wanita Dan Tim Sepak Bola...
  • Wanita Lawan Kesepian
  • Cover Song Believe
  • Cover Song Hotline Bling By...
  • « April 2017 »
    S M T W T F S
                1
    2 3 4 5 6 7 8
    9 10 11 12 13 14 15
    16 17 18 19 20 21 22
    23 24 25 26 27 28 29
    30