twitter  
Profil  

Selasa, 23 Februari 2016 | 20:00 wib
Titik Winarti Beri Kesempatan Ratusan Disabilitas


Abdul Kadir Damanik, Staf Ahli Menteri Koperasi dan UMKM bidang penerapan nilai dasar koperasi mengatakan, hingga 2015 Indonesia memiliki 57,9 juta pelaku bisnis UMKM. Kontribusi UMKM dalam produk domestik bruto tahun lalu sekitar Rp 4.303 triliun per tahun. Melalui bisnis skala rumah tangga ini, 97,30 persen tenaga kerja berhasil diberdayakan.

Dari puluhan juta pelaku UMKM yang berhasil membuka lapangan pekerjaan itu, satu diantaranya ada di Surabaya. Namanya, Titik Winarti. Titik, begitu dia disapa, merupakan pengrajin untuk jenis konveksi. Sejak 1997 Titik merintis Tiara Handicraft yang mengambil spesialis dalam bidang pembuatan tas, pakaian, dompet, dan masih banyak lainnya. Produk Tiara Handicraft punya kelebihan dari sisi kualitas jahitan yang awet, kualitas pelindung tas bagian dalam yang tebal, dan kombinasi warna yang playful.

Bila berkunjung ke workshop Tiara Handicraft di kawasan Sidosermo Indah, kita akan bertemu dengan pengrajin yang memiliki keterbatasan fisik dan beberapa diantaranya mengalami gangguan konsentrasi. Saat ini, ada sekitar 20 pengrajin dengan disabilitas yang dirawat dan diberdayakan oleh Yayasan Bina Karya Tiara. Untuk menjalankan Yayasan Bina Karya Tiara ini Titik mendapat sumber dana dari dua pintu, donasi dan hasil penjualan produk Tiara Handicraft. Sejak 1997 sampai saat ini ada lebih dari 600 penyandang disabilitas yang dilatih menjahit. Titik bercerita, setiap bulan selalu ada penyandang disabilitas yang datang dan pergi. Awalnya Titik merasa sedih saat ada yang pergi, karena ia merasa sudah melatih mereka sampai hasil kerjanya bagus. Tapi kemudian Titik berpikir lagi. Bagi Titik sekarang, proses datang dan pergi itu memang harus ada agar semakin banyak yang bisa dilatih dan dibantu mandiri.

Bekerja dengan penyandang disabilitas punya tantangan. Secara teknis mereka membutuhkan mesin jahit yang sudah dimodifikasi sesuai dengan kondisi tubuhnya. Tapi tantangan ini tidak seberapa bila dibanding semangat yang mereka tunjukkan. Para penyandang disabilitas ini membutuhkan kesempatan, kata Titik. Mereka sama seperti orang dengan fisik normal yang butuh diberi kesempatan membuktikan kemampuan diri. Para penyandang disabilitas ini justru bekerja lebih giat, lebih fokus, dan lebih teliti karena mereka tidak mau kesempatannya diambil.

Kini, produk Tiara Handicraft telah dikirim ke berbagai wilayah di Indonesia dan mancanegara seperti Amerika, Brunei Darussalam, Skotlandia, dan masih banyak lainnya. Titik Winarti pun telah menerima banyak apresiasi dari berbagai kalangan mulai Presiden RI hingga PBB. Titik paham betul, produksi akan berhenti bila tak ada transaksi. Tapi transaksi juga tak akan terjadi bila pembeli tidak mendapat nilai lebih dari sebuah produk. Melalui Tiara Handicraft, Titik mengajak siapa saja menjadi lebih manusiawi.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.