twitter  
Profil  

Rabu, 02 Agustus 2017 | 23:23 wib
FAST, Pertolongan Pertama Stroke


Caroline A. Jackson, ahli epidemiologi di University of Queensland mengatakan, depresi bisa memicu stroke pada wanita. Kesimpulan ini didapat dari penelitian selama 12 tahun yang melibatkan 10.457 wanita tanpa riwayat stroke, dengan usia rata-rata 52 tahun. Hasilnya diketahui, depresi meningkatkan risiko stroke hampir dua kali lipat.

Sebagai penyakit yang memicu kematian, stroke bisa dikenali dengan gejala-gejala seperti sakit kepala yang begitu hebat, bagian sebelah tubuh melemah dan sering kesemutan, gangguan penglihatan, pusing, sampai gangguan bicara. Penanganan stroke tercepat diistilahkan sebagai FAST, yaitu Face, Arm, Speech, dan Time.

Untuk face kita bisa melihat perubahan pada sudut mulut pasien tersebut. Bila sudut mulutnya miring asimetris, patut diwaspadai sebagai stroke. Selain itu ada pemeriksaan arm dengan cara mengangkat kedua tangannya ke depan setinggi dada. Bila ada yang lebih berat, diduga ada kelemahan di bagian tersebut. Untuk speech, pasien diminta mengatakan ular melingkar di atas pagar untuk dilihat pengucapan R-nya. Sedangkan untuk time adalah batas penanganan stroke yang tak boleh lebih dari 30 menit.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.