twitter  
Profil  

Rabu, 10 Mei 2017 | 11:03 wib
Ada Jackie Onasis di Surabaya Fashion Parade 2017


Pesona Jackie Kennedy atau Jacqueline Kennedy Onassis memang abadi. Gaya busana tahun 60an yang anggun namun stylish ala Jackie masih banyak menginspirasi para desainer termasuk diantaranya Ferry Sunarto, National Advisory Board Indonesia Fashion Chamber. Dalam show di Surabaya Fashion Parade 2017 pada 7 Mei lalu, Ferry mengangkat ciri khas gaya Jackie yang kharismatik, suka mengenakan scarf, dan berkacamata besar.

Sebanyak 20 koleksi busana yang ditampilkan Ferry mengambil warna-warni vintage klasik Amerika seperti ice gray, champagne, yellow butter, dusty green, hingga dusty peach. Seluruh koleksi mengaplikasikan rancangan yang kekinian dipadu dengan look kebaya Indonesia.

''Warisan budaya seperti kebaya bukan hanya harus dilestarikan tapi butuh dikembangkan dengan cita rasa internasional yang berkelas,'' kata Ferry yang pernah menjadi wakil satu-satunya dari Indonesia untuk show di Royal Palace Schloss Bückeburg, Jerman. Ferry optimis, kepopuleran kebaya Indonesia nantinya akan sejajar dengan Cheongsam China, Kimono Jepang, atau juga Han Book Korea yang sering menjadi inspirasi mode dunia.



Selain Ferry Sunarto, NATSOE atau Natalia Soetjipto juga memamerkan koleksinya bertajuk ''REVEUR''. Melalui Reveur, NATSOE masih setia dengan dreamy look yang romantis dan girly. Ada dua puluh gaun berbahan tulle, brocade, dan organza dengan detil embroidery serta aplikasi payet yang anggun. Warna-warna pastel seperti nude, dusty pink, icy blue dan purple lavender masih jadi jagoan NATSOE.

Surabaya Fashion Parade 2017 dengan tema DECIMODA telah sukses digelar selama lima hari di Convention Hall  Tunjungan Plaza Lt 6 (3-7 Mei 2017). SFP menampilkan banyak karya-karya dari designer berbakat Surabaya dan designer nasional. Karya mahasiswa Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya juga ikut meramaikan SFP Decimoda tahun ini. Untuk final project, ada 7 designer dengan brand dan ciri khas masing-masing yang unjuk gigi di hadapan tamu undangan. Kinzoku by Evelin Yap, Archigeo by Grace Priskila, Metric Vibes by Anggraeni Vania, Pluidtation by Fenny Ayu, The Transition by Yosephine Meliana, Soho's Arc by Agatha Cinthia dan Touche by Kezia Natali. (Deedee Dinata / Editor : Windy Goestiana)
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.