twitter  
Profil  

Rabu, 03 Mei 2017 | 12:52 wib
Wanita Bisa Bete 240 Jam Setahun


Sadarkah Anda kalau wanita mudah bete? Hasil penelitian yang digelar vitamin Healthspan mengatakan demikian. Ternyata wanita menghabiskan 240 jam selama satu tahun hanya untuk jengkel tak berujung. Bila 240 jam dikonversi dalam hari, maka wanita 'hanya' bete selama 10 hari dalam setahun. Pemicu jengkelnya bermacam-macam, mulai dari khawatir dengan berat badan, panik akan kondisi keuangan, pasangan yang acuh tak acuh, sampai cuaca buruk.

Dari penelitian yang melibatkan 1000 responden wanita dan 1000 responden pria ini juga diketahui, 67 persen wanita mengaku mereka cenderung lebih moody ketimbang pria. Bila wanita mengaku dalam seminggu bisa moody selama lima jam, pria merasa pengakuan itu bohong. ''Wanita bisa mengalami bad mood selama delapan jam dalam satu hari,'' kata seorang responden seperti dikutip dari Daily Mail.

Wanita sering merasa kesal disebabkan faktor hormonal. ''Kita tidak seharusnya meremehkan efek hormonal. Hal tersebut juga berlaku untuk laki-laki. 40 persen laki-laki mengaku bahwa mereka jadi sering moody saat mencapai umur tertentu, dan menopause juga hal yang nyata bagi laki-laki, karena mengurangi produksi testosteron mereka,'' ucapnya.

Penelitian ini juga mendapat tanggapan dari Sally Brown, psikolog, menurutnya hasil penelitian ini menunjukan kalau pria maupun wanita juga bisa sama-sama mengalami suasana hati yang buruk dari waktu ke waktu. Ada 65 persen responden wanita yang akhirnya menikmati ''me time'' seorang diri atau bersama sahabat wanita lainnya untuk menepikan rasa jengkelnya. Lalu, 68 persen responden pria mengaku tidak akan ikut campur atau memulai masalah ketika pasangan wanitanya mengalami bad mood. Percaya atau tidak, suasana hati para pria juga dipengaruhi oleh pasangannya, lho.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.