twitter  
Profil  

Rabu, 26 April 2017 | 16:59 wib
Perempuan Indonesia Harus Go Public Potensi Diri


Perempuan Indonesia bisa berkontribusi besar menggerakkan ekonomi bangsa bila mau memulai usaha. Semangat inilah yang disampaikan Dr Dewi Motik Pramono, M.Si dalam acara seminar nasional dengan tema ''Perempuan Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional dan Strategi Peningkatan Sumber Daya Manusia'' di Graha Wiyata, Untag Surabaya (26/4).

Dewi Motik yang dikenal sebagai pengusaha memberikan motivasi bagi para perempuan agar tidak malu mencari pendapatan dari bisnis skala rumah tangga. ''Jangan justru bangga ketika dirinya korupsi, suami korupsi, atau ketika dirinya berbuat jahat pada orang lain,'' kata Dewi. Saat ini, dari 250 juta penduduk Indonesia 50 persen diantaranya perempuan. ''Perempuan Indonesia harus mampu go public mengembangkan potensi diri dan menggerakkan perekonomian, baik di keluarga atau sekelilinganya,'' kata Dewi.

Dalam acara ini juga dibahas pemberdayaan perempuan di lini politik. Indah Kurnia, anggota komisi XI DPR RI fraksi PDI Perjuangan yang turut hadir di seminar ini mengatakan, indikator keberhasilan ada tiga, kesenjangan sosial mengecil, indeks pembangunan manusia meningkat, dan tingkat kemiskinan rendah. ''Saat ini jumlah perempuan Indonesia di dunia politik masih 17 persen, sedangkan kesempatan yang ada yaitu 30 persen. Melihat kesempatan ini, perempuan harus tulus seperti merpati tetapi cerdik seperti ular. Karakter perempuan meski halus lemah lembut namun bisa berkarya dan multi talent dalam berbagai bidang,'' kata Indah.

Acara seminar yang diadakan ISWI (Ikatan Sarjana Wanita Indonesia) Jawa Timur, bersama Bank Indonesia, dan Untag Surabaya ini dalam rangka peringatan Hari Kartini. Acara ini turut dihadiri Dr Aviliani, SE, M.Si (ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance),Prof. Dr. drg Ida Ayu Brahmasari, Dipl.DHE, MPA (Rektor Untag Surabaya & Ketua ISWI Jawa Timur), Dr Pinky Saptandari, MA sebagai moderator, Indah Kurnia (anggota DPR RI), serta Drs. H. Saifullah Yusuf (wakil gubernur Jawa Timur) sebagai keynote speaker. (Deedee Dinata / Editor : Windy Goestiana)
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.