twitter  
Profil  

Selasa, 28 Maret 2017 | 08:05 wib
Pilih Permainan Anak Sesuai Fungsi Bukan Gender


Banyak orang tua yang bingung memilih mainan untuk anak mereka. Ada yang khawatir, memberi mainan boneak untuk anak laki-laki akan berdampak buruk untuk tumbuh kembang psikologisnya. Kata Dr Hamidah MSi, psikolog klinis dari Universitas Airlangga Surabaya, hal terpenting yang perlu dilakukan sebelum memilih permainan anak adalah melihat fungsi, tujuan, dan usia anak.

''Semakin variatif jenis permainannya semakin bagus. Saat anak bermain permainan yang berbeda dengan jenis kelaminnya anak punya pengalaman baru,'' kata Hamidah. Dalam hal memilih permainan, Hamidah menyarankan, berikan aneka permainan yang bisa membuat anak melatih kecerdasan visual, bahasa, verbal, emosi, mental, dan sikap.

Orang tua, kata Hamidah, tak perlu khawatir kalau permainan anak akan mempengaruhi orientasi seksual seorang anak. ''Orang tua wajib mengenalkan nilai dan norma pada anak saat bermain. Mendampingi anak bermain bukan hanya menemani. Tapi mengenalkan konsep diri ke anak. Bagaimana anak merespon kawannya, bagaimana anak bersikap sesuai dengan lahiriahnya,'' kata Hamidah. Butuh konsistensi dalam pendampingan agar anak tetap aman bermain apa saja.

Menurut riset yang dilakukan Barny, brand makanan ringan asal Inggris, ada lima benda di rumah yang anak senang memainkannya. Benda-benda tersebut adalah kotak kardus, selimut, peralatan tulis, botol kemasan, dan kertas pembungkus. Dari hasil riset tersebut diketahui, anak jadi lebih kreatif dan berani berimajinasi saat ditantang menciptakan sesuatu. Siap lebih kreatif?
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.