twitter  
Profil  

Selasa, 03 Oktober 2017 | 09:41 wib
Jangan Buru-Buru Menyekolahkan Anak

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Thomas Dee dan Henrik Sievertsen dari Stanford University menunjukkan bahwa anak-anak yang ditunda masuk sekolah formal hingga satu tahun menunjukkan kesehatan mental dalam mengendalikan diri yang lebih baik.

Penelitian ini menyampaikan jika orang tua tidak terburu buru menyekolahkan anak maka tingkat hiperaktivitas anak bisa ditekan, sehingga anak lebih mampu fokus dan mengendalikan dirinya sendiri. Negara yang dinilai sistem pendidikannya sudah mumpuni seperti Finlandia dan Singapura mengatur usia masuk sekolah dasar di usia 7 tahun. 

Seperti kita sadari, bahwa sekolah formal seperti di tingkat SD sangat berbeda jauh dengan sistem di taman kanak-kanak. Di jenjang SD, anak tidak lagi mendapat perhatian sebanyak ketika ia di TK yang masih sangat tergantung dengan guru-gurunya. Di sekolah dasar, anak dituntut untuk lebih mandiri dan bertanggungjawab dengan waktu belaja lebih lama dan materi pembelajaran yang jauh lebih beragam.

Dr. Amanda Mergler, psikologis dari School of Early Childhood, Queensand University of Technology mengatakan "Jika kita mengirim anak-anak yang terlalu muda untuk mulai bersekolah dan menuntut mereka untuk berperilaku dan melakukan hal-hal yang sebenarnya belum mereka bisa, itu sama saja membentuk mereka menjadi’ anak-anak bermasalah”.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.