twitter  
Profil  

Rabu, 03 Mei 2017 | 05:46 wib
Ciri-Ciri Tubuh Terlalu Stres


Saat kita cemas, tubuh kita tak akan bisa menyembunyikan perubahan hormonal yang secara nyata menunjukkan perubahan. Menurut Bruce Rabin, MD, PhD, direktur medis dari University of Pittsburgh Medical Center Healthy Lifestyle Program, kecemasan dapat menyebabkan perubahan hormonal, kekebalan, dan otot kita. 

Menurut Rabin, ada tujuh tanda yang coba dikatakan tubuh saat kita positif mengalami stres. Diantaranya.. 

Mimpi buruk
Ketika pikiran Anda dipenuhi dengan kecemasan dan selalu merasa tegang, mimpi buruk akan sering datang, jelas Barry Krakow, MD, Direktur Medis dari Maimonides Sleep Arts and Sciences, Albuquerque, New Mexico.

Gatal-gatal
''Pada orang dewasa, stres merupakan salah satu penyebab paling umum dari gatal-gatal,'' kata John F. Romano, MD, asisten profesor dermatologi klinis di Weill Medical College of Cornell University di New York City. Kecemasan dapat menyebabkan pelepasan senyawa histamin, yang menyebabkan gatal-gatal. ''Sayang, tidak ada cara untuk mengetahui apakah mereka disebabkan oleh reaksi alergi atau kecemasan,'' kata Romano.

Sakit rahang
Banyak orang, baik saat sedang tidur atau terjaga, cenderung mengepalkan otot-otot rahang atau menggemeletukkan gigi ketika sedang merasa tegang, tertekan, atau stres. Solusi cepatnya, temui dokter gigi Anda. Sementara itu, perhatikan posisi rahang Anda sepanjang hari. ''Harus selalu ada ruang kecil antara bagian atas dan gigi bawah (ketika Anda tidak mengunyah),'' jelas Micah Sadigh, PhD, asisten profesor psikologi di Cedar Crest College di Allentown, Pennsylvania. Untuk merelaksasi rahang, buka mulut Anda dengan lembut hingga Anda dapat merasakan otot-otot rahang Anda, tetapi tanpa rasa sakit. Lalu ambil nafas dalam-dalam, dan ketika Anda mengembuskan nafas, biarkan rahang mengendur.
  
Pendarahan gusi
''Stres melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, yang memungkinkan bakteri dalam mulut untuk berkembang biak lebih banyak (melewati batas yang bisa ditoleransi). Akibatnya terjadi iritasi gusi dan peradangan,'' kata Kimberly Harms A, DDS, penasehat konsumen untuk American Dental Association.

Sering lupa
Hormon yang dilepaskan selama mengalami stres akut (berkepanjangan) dapat menekan memori jangka pendek Anda. Sebenarnya, efek ini biasanya hanya berlangsung sementara. Tetapi menurut Bruce McEwen, PhD, kepala laboratorium neuro-endocrinology di Rockefeller University, di New York City, sekaligus penulis buku The End of Stress As We Know It, stres kronis dapat mengubah struktur sel saraf dan hubungannya dengan otak. Perubahan ini yang akhirnya dapat menyebabkan gangguan mengingat nama atau arah.

Nyeri haid
Perempuan yang sedang berada di bawah tekanan emosional tinggi, dua kali lebih mungkin mengalami nyeri haid yang parah, begitu menurut sebuah studi dari Harvard School of Public Health. ''Stres menggandakan ketidaknyamanan yang sudah ada,'' jelas Diana Dell, MD, asisten profesor psikiatri di Duke University Medical Center di Durham, North Carolina. Senyawa kimia yang disebut prostaglandin menyebabkan kontraksi rahim dan kram, dan ketika Anda cemas, kram ini akan lebih terasa.

Sering kelelahan
Korban langsung dari stres adalah terhisap habisnya energi Anda. Menurut Monika Fleshner, PhD, profesor di departemen fisiologi integratif University of Colorado, ketika Anda stres, sistem kekebalan tubuh keliru menganggapnya sebagai infeksi. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan atau demam, yang memaksa Anda untuk beristirahat. Kecemasan juga dapat menyebabkan insomnia, yang dapat menyebabkan kelelahan. ''Bila Anda sedang tegang, Anda mungkin mudah terbangun dan sulit untuk tidur kembali,'' jelas Richard Schwab, MD, Direktur University of Pennsylvania Sleep Disorders Center di Philadelphia. Solusi cepatnya, Anda bisa mengurangi stres mental dengan membicarakannya. Curhat saja ke teman terpercaya atau menyisihkan 20 menit (tidak lebih) untuk menuliskan perasaan dan pikiran. Pilihan lain, berolahraga selama 20 - 30 menit untuk melepaskan hormon-hormon yang membuat Anda merasa senang. Kurangi juga kafein, agar tidak memperburuk gejala fisiologis kecemasan. Sebab, penelitian di Duke University Medical Center menemukan bahwa 500 miligram kafein setara dengan empat cangkir kopi, yang bisa meningkatkan tekanan darah Anda.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.