twitter  
Profil  

Jumat, 16 Juni 2017 | 12:30 wib
Tak Baik Konsumsi Vitamin Berlebih Saat Mudik
 

Persiapan mudik yang utama adalah kesehatan dan keselamatan Anda. Bila Anda termasuk peminum suplemen multivitamin sebelum beraktivitas, baca ulasan Brooke Alpert, ahli nutrisi agar vitamin Anda tak terbuang percuma. ''Jika Anda mengonsumsi suplemen atau makanan tertentu tapi tidak dalam bentuk yang seharusnya dikonsumsi, semua akan percuma,'' kata ahli nutrisi Brooke Alpert. Berikut adalah beberapa tip agar uang yang Anda keluarkan untuk membeli suplemen tak terbuang percuma di toilet.

Jenis mineral seperti zinc, magnesium, dan zat besi yang terbaik dimasukkan tubuh dalam bentuk terapi khelasi atau infus. Ini karena mineral memiliki sifat anorganik atau keterbatasan tubuh untuk menyerap dan menggunakannya. Mengingat pentingnya fungsi mineral sebagai pembentuk hormon dan mengatur detak jantung, Anda bisa mempertimbangkan bentuk konsumsinya. Sedangkan vitamin B, terutama B12, belakangan ini sangat populer. Tetapi ada sebagian orang yang kesulitan mengaktifkan vitamin B, misalnya folat, B6, dan B12, agar bisa digunakan tubuh. Untuk vitamin B6, dibutuhkan co-enzim yang disebut P5P (pyridoxal 5'-phosphate).

Suplemen kalsium idealnya dikonsumsi dalam jumlah yang tidak terlalu besar. Jika kita mengonsumsi kalsium 1000 mg dalam satu kali minum, tubuh tidak akan bisa menyerapnya. ''Tubuh tak bisa menyerap lebih dari 500 mg dalam satu waktu,'' katanya. Oleh sebab itu, bagilah dosisnya. Begitu juga dengan vitamin C. Banyak orang yang langsung mencari vitamin C dosis tinggi begitu merasa akan flu, meski sebenarnya tubuh berhenti menyerap vitamin ini jika tidak kekurangan. Tubuh ''hanya'' membutuhkan vitamin C sebanyak 4-60 mg per hari. Apa yang Anda konsumsi bersama dengan suplemen sangat berpengaruh. Jika Anda meminum suplemen zat besi bersama dengan kopi atau teh, maka penyerapannya oleh tubuh tidak akan maksimal.

Perhatikan kemasan suplemen yang Anda beli. Jika hanya tertulis vitamin A, D, atau E saja, tanpa dijelaskan bentuknya, maka ini bukan produk yang baik. Pilihlah produk yang juga menjelaskan daya serapnya untuk tubuh. Vitamin yang kita asup akan percuma jika tidak bisa dipecah tubuh dengan sempurna. Ini berarti, untuk pil gel dibutuhkan waktu 15 menit untuk dipecah dan untuk tablet perlu waktu 45 menit.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.