twitter  
Profil  

Selasa, 21 Maret 2017 | 10:29 wib
Liquid Biopsy, Jadi Deteksi Dini Kanker Tercanggih dan Paling Murah


Mendeteksi keberadaan kanker di tubuh kini bisa melalui air liur. Metode ini terbilang lebih sederhana dibanding dengan deteksi dini seperti mamografi misalnya.

''Satu kali tes air liur memungkinkan bisa mendeteksi dini lebih dari satu jenis kanker secara bersamaan,'' kata David Wong, peneliti dari Universitas Los Angeles (UCLA).

David Wong dan para peneliti dari UCLA telah meneliti kandungan asam ribonukleat (RNA) dari sel-sel kanker di dalam air liur. RNA merupakan molekul yang berperan penting dalam transkripsi asam deoksiribonukleat (DNA), yaitu asam nukleat yang mencatat semua informasi genetik dan biologis seseorang.

Hebatnya lagi, hanya butuh waktu 10 menit untuk mengetahui hasil tes air liur ini, berbeda dengan tes darah di laboratorium yang kadang memakan waktu berhari-hari untuk tahu hasilnya.

Tes dengan sebutan liquid biopsy ini dapat dengan mudah diakses banyak orang. Pasien bisa datang ke dokter gigi atau apotek, dan bahkan bisa melakukannya sendiri di rumah. Biaya yang dibutuhkan untuk sekali tes pun tak lebih dari 15 poundsterling, setara sekitar Rp 248.000.

Diperkirakan, layanan liquid biospy sudah akan tersedia untuk publik pada akhir dekade ini. Sebagai langkah awal, Wong menguji coba metode tersebut ke pasien kanker paru-paru di China. Air liur yang diambil bisa dari bagian pipi. Alasannya ludah di bagian tersebut mengandung sel-sel mati sehingga dapat lebih mudah mendeteksi dini penyakit di dalam tubuh manusia. Inilah upaya meningkatkan angka harapan hidup pasien kanker stadium dini.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.