twitter  
Profil  

Selasa, 14 November 2017 | 16:05 wib
MY GENERATION, Kids Jaman Now di Mata Upi Avianto
Tidak banyak sutradara perempuan yang dimiliki Indonesia, dari yang sedikit itu nama Upi Avianto cukup menyita perhatian karena selalu sukses membuat karya yang unik, menghibur, dan memiliki life-value berbeda.

Film-film Upi seperti 30 Hari Mencari Cinta (2004), Realita Cinta Rock n Roll, Serigala Terakhir, Radit Jani, Belenggu, dan My Stupid Boss yang sangat diminati pecinta film saat itu. Pada 2017 ini Upi siap mengejutkan Anda dengan karya terbarunya : My Generation. ''Film ini berdasar analisis fenomena generasi millenial, mulai dari tingkah laku, habit, lingkungan sosial, lingkungan keluarga, percintaan sampai harapan mereka akan dunia,'' kata Upi.

Melalui film ini, Upi juga mengenalkan talent-talent baru seperti Bryan Langelo, Arya Vasco, Alexandra Kosasie dan Lutesha. ''Mereka memerankan sosok ''kids jaman now'' yang dengan gamblang menyampaikan kegelisahan mereka akan sekitar,'' kata Upi. Karakter Orly yang kritis dan berusaha mendobrak label-label negatif yang sering diberikan pada perempuan, karakter Suki yang cenderung krisis kepercayaan diri, sosok Konji yang polos, dan Naïf serta Zeke yang rebel.

Upi sengaja tidak mengeksploitasi unsur percintaan remaja karena fenomena generasi millenials saat ini lebih unik yang menyedot perhatian masyarakat. ''Untuk mendapatkan percakapan natural dalam naskah, saya melakukan pengamatan sosial media, dimana saya mendapatkan obrolan murni yang terjadi yang sangat bagus untuk diungkapkan dan diangkat ke film sehingga penonton akan tahu sudut pandang generasi milenials dalam menanggapi berbagai hal,'' kata Upi. My Generation membawa pesan baru tentang hubungan orang tua dan anak-anaknya yang merupakan generasi millenial. Keep shining! (Deedee Dinata / Editor : Windy Goestiana)
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.