twitter  
Profil  

Sabtu, 03 Maret 2018 | 06:49 wib
Sejuta Anak Meninggal karena TBC
Semakin banyak anak yang meninggal dunia karena TBC. Data WHO menyebutkan, selama 2016 ada 1 juta anak usia di bawah 15 tahun yang meninggal akibat TBC. Mengutip WHO, anak bisa tertular TBC dari orang dewasa. Anak-anak rawan terinfeksi bakteri karena sistem imun yang belum begitu kuat.

Anak yang terinfeksi TBC umumnya karena tinggal serumah dengan pasien TBC positif. Anak-anak ini juga sering kesulitan untuk menaikkan berat badan. Tak hanya itu, daya tahan tubuh mereka terus turun karena batuk yang tak kunjung berhenti hingga tiga minggu. TB Facts menyebut ada faktor-faktor risiko yang menyebabkan anak terkena TBC diantaranya anak kurang dari 5 tahun, anak yang terinfeksi HIV, dan anak yang mengalami malnutrisi.

Tipe TBC yang paling umum yaitu TBC yang menyerang paru-paru. Di samping itu juga terdapat TBC meningitis yang umumnya menyerang anak yang berusia di bawah tiga tahun. Anak yang menderita TBC paru-paru mengalami batuk kronis lebih dari 21 hari, demam, dan turunnya berat badan secara drastis. Pada anak usia di bawah 10 tahun mereka biasanya tak bisa mengeluarkan dahak saat batuk. Padahal dahak diperlukan sebagai bahan uji laboratorium untuk membuktikan adanya infeksi TBC.

Mencegah TBC pada anak dilakukan dengan memperkecil faktor risiko. Diagnosis awal segera dilakukan saat ada anggota keluarga yang positif TBC. Selain itu, pemberian vaksin BCG pada bayi segera setelah lahir hingga usia dua tahun akan melindungi bayi dari perkembangan TBC meningitis.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.