twitter  
Profil  

Senin, 02 April 2018 | 11:18 wib
Perempuan Indonesia Keluarkan Rp 15 Triliun Agar Tak Cepat Tua


Kesadaran perempuan Indonesia untuk mencegah penuaan dini ternyata mendatangkan berkah bagi negara lain. Kata Prof A Razak Thaha, Presiden Perhimpunan Dokter Anti Penuaan, Wellness, Estetika dan Regeneratif Indonesia (Perdaweri), total uang yang dikeluarkan orang Indonesia untuk perawatan anti-aging estetika di luarnegeri mencapai Rp 15 triliun per tahun.

Prof Razak berharap, klinik kecantikan di Indonesia bisa membaca peluang bisnis ini dengan meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga medis di bidang anti-aging.

Memilih perawatam anti-aging yang pas dengan kondisi kulit kita memang tak boleh sembarangan. Berikut saran Dr. Cynthia Bailey, ahli dermatologi ternama dari Amerika.
  • Tetap pakai sunscreen. Paparan sinar UV bisa menimbulkan bintik hitam dan membuat wajah tampak kusam. Pakai krim sunscreen dengan kandungan zinc oxide sebanyak 5% atau lebih yang bisa meminimalkan efek buruk paparan UV.
  • Pakai produk yang dapat membantu produksi kolagen dan mencerahkan. Semakin bertambah usia, kemampuan kulit untuk memproduksi kolagen semakin melambat. Padahal kolagen sangat diandalkan untuk menghilangkan kerutan halus dan flek hitam. Kini dengan produk yang mengandung retinoid, vitamin C, dan glycolic acid atau asam glikolat. Asam glikolat merupakan bentuk lain dari Alpha Hydroxy Acid (AHA). Acid ini bisa diperoleh secara alami dari gula, susu, dan buah. Asam glikolat ini banyak digunakan sebagai bahan untuk peremajaan kulit dengan mengurangi munculnya keriput, garis-garis halus, flek-flek hitam, dan noda bekas jerawat. Asam glikolat juga dapat merangsang regenerasi sel-sel baru dan kolagen yang berfungsi untuk menjaga elastisitas kulit. Selain fungsi peremajaan kulit, asam glikolat juga dikenal efektif sebagai bahan eksfoliasi dengan mengangkat sel kulit mati dan memperbaiki tekstur kulit yang kasar.
  • Gunakan produk yang kaya dengan antioksidan. Kandungan antioksidan yang paling populer diantaranya vitamin C dan polyphenol. Polyphenol merupakan zat kimia yang ditemukan pada buah-buahan. Penelitian menunjukkan, polyphenol bisa membantu mencegah kanker, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan diabetes. Untuk urusan wajah, produk polyphenol membantu melawan radikal bebas dan ''benteng'' dari sinar UV. Sehingga tekstur kulit akan tetap lembab dan kenyal sesuai usia.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.