twitter  
Profil  

Kamis, 19 April 2018 | 14:19 wib
Nathania Karina, Doktor Musik Perempuan Indonesia
 
Tak banyak orang Indonesia yang memiliki gelar akademis sebagai ''doktor musik''. Dari yang sedikit itu, nama Nathania Karina menjadi satu diantaranya. Nia, begitu dia disapa, memiliki gelar Dr. Nathania Karina, M.Mus, Doctor of Musical Arts, Master of Music in Performance and Pedagogy.

Nia menyelesaikan pendidikan formal di bidang musik mulai dari S1, S2, dan S3 dengan masa studi 9,5 tahun. ''Saya sangat terpanggil untuk menjadi pendidik, dan tanggung jawab mendidik generasi yang baik perlu diimbangi dengan pengetahuan yang mumpuni,'' kata Nia yang dipercaya sebagai music director dan kondutor di Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST) Jakarta.

Bersama TRUST Nia berhasil membawa orkestra muda ini tampil di Australian International Music Festival di Sydney pada 2015, di 2017 berkesempatan di Malaysia Philharmonic Orchestra, sempat menjadi duta Indonesia untuk berkolaborasi dengan orkestra dari Spanyol, dan menjadi orkestra pertama yang pernah tampil di Balai Kota Jakarta atas undangan Basuki Tjahaja Purnama semasa memimpin sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Hingga kini Nia masih dipercaya sebagai direktur sekolah Andante Music School dan Co-founder Musicmind, kegiatan yang merintis Indonesia Orchestra Ensemble Festival & Indonesia Music Education Conference.

Saat ditanya tentang rencana di 2019, Nia punya banyak target besar. ''Saya ingin ekspansi sekolah musik, lalu menggelar konser tahunan bersama TRUST dengan materi soundtrack film animasi, lalu semoga bisa ikut serta di World Orchestra Festival di Vienna 2019, dan saya masih ingin ,enulis buku tentang musik untuk anak-anak Indonesia,'' kata Nia saat diwawancara di SHE Radio (18/4).
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.