twitter  
Profil  

Rabu, 31 Oktober 2018 | 06:00 wib
Tetap Nyaman dan Fashionable Bekerja Saat Musim Hujan
Pernahkah teman She merasakan mood of the day hilang saat pakaian dan sepatu kantor basah karena hujan? Apalagi jika dandanan teman She hari itu sedang maksimal karena adanya rapat atau acara penting.

 
Tentunya tidak dapat dihindari jika hujan sudah berkunjung reguler pada penghujung tahun yang biasanya diikuti acara kantor cukup padat. Jika teman She kerap kali kehujanan pastinya merasa tidak nyaman bekerja karena pakaian basah yang sangat rentan terkena flu disamping tidak terlihat profesional di depan kolega dan atasan.

Sekarang sudah banyak perlengkapan menyambut musim hujan yang keren dan fashionable dapat dipilih dari yang budget-wise sampai branded items. Memasuki bulan November ini teman She dapat mulai menyiapkan checklist persiapan dan mencari perlengkapan yang diperlukan sebelum musim hujan tiba. 

Fashion item dan barang yang wajib menjadi perlindungan pakaian kantor teman She dimulai dari trench coat berbahan water-repellent mampu menahan air dan mudah dibersihkan. Trench coat yang dipakai orang Indonesia sebenarnya berupa jas hujan berwarna-warni dan terbuat dari plastik atau parasut. Namun kini banyak orang enggan untuk memakai jas hujan tersebut karena tidak stylish dan kekinian. Jaman sekarang sudah banyak trench coat dengan material kain seperti gabardine atau wool menggunakan lapisan tahan air. Jika teman She belum familiar dengan sebutan trench coat yang dimana pakaian ini dikenal di Inggris untuk pertama kalinya dipakai oleh pejabat militer Inggris di Perang Dunia Pertama. 

Trench coat menjadi dikenal untuk salah satu must fashion item saat Humprey Bogart mempopulerkan pakaian tersebut dalam film Casablanca (1942) walaupun sebenarnya Aquascutum dan Burberry sebagai produsen luxury clothing pada akhir abad 19 telah menemukan trench coat pertama kalinya.

Selain itu payung merupakan item yang essential juga terdapat berbagai variasi warna dan desain. Bahkan branded fashion juga mengeluarkan item payung menggunakan icon logo mereka atau bergambar dengan desain khusus berkolaborasi dengan seniman atau textile artisan. Seperti contohnya payung dari luxury brand Louis Vuitton berkolaborasi dengan seniman Jepang Takashi Murakami
menghasilkan LV Monogram bermotif cherry blossom. Ternyata payung juga dapat menunjukkan karakter pemakainya terutama pada pemilihan warna, bentuk dan fungsi. Bila teman She banyak berjalan kaki atau mengendarai motor untuk ke kantor setiap harinya maka pilihan rubber boots sangat penting. Rubber boots berguna untuk melindungi kaki dari aliran air hujan maupun banjir semata kaki yang dapat merusak sepatu dan kulit.

Ketika hujan sebaiknya sepatu kantor dibawa menggunakan tas sepatu agar menjaga sepatu dapat tahan lama. Tambahan lainnya untuk melindungi tas juga diperlukan bag covering atau backpack covering yang terbuat dari bahan waterproof nylon berupa string bag maupun clear plastic tote bag. Jadi dengan pilihan yang saya berikan pasti teman She tetap nyaman dan fashionable walaupun terkena hujan.

Ketika di kantor pilihan pakaian juga dapat disesuaikan dengan cuaca cukup dingin karena curah hujan tinggi ditambah penggunaan penyejuk ruangan (AC) seringkali menurunkan daya konsentrasi saat bekerja. Disarankan padu padan pakaian yang nyaman namun berlapis agar dapat dilepas bila temperatur udara bertambah hangat.

Misalnya sweater lengan panjang dipadukan bersama kemeja lengan pendek dikombinasikan dengan celana panjang dengan detil potongan. Jika ingin lebih terlihat lebih fashionable teman She dapat memilih jacket tanpa kerah dan lapel dengan kemeja berkerah berdiri (stand collar) dilengkapi syal panjang dan rok pendek yang ditambahkan 50% density of black opaque stocking pada kaki dan ankle boots. Jacket dan syal dapat dibuka ketika sedang bekerja dan temperatur udara menghangat. Perlu diperhatikan pakaian berlapis dapat sesuai digunakan di area tropis dengan musim hujan yang menggunakan material tipis seperti katun, linen, kombinasi acrylic-cotton (tampilan seperti semi – wool) karena kondisi cuaca tropis bertemperatur rendah akibat hujan dan musim dingin tanpa salju pastinya cukup jauh berbeda.

Tentang Janet Teowarang
Janet Teowarang merupakan founder dan creative director brand fashion miliknya yaitu Allegra Jane, selain itu Janet juga menjadi dosen di Universitas Ciputra Surabaya. Janet meraih Australia Awards dari Pemerintah Australia di sektor Fashion dan Textile. Karyanya juga telah dipresentasikan di Indonesia Fashion Week, Mercedes Benz Asia Fashion Award dan mengikuti kompetisi Mango Fashion Award di Spanyol.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.