twitter  
Profil  

Rabu, 07 November 2018 | 06:00 wib
Amelia Salim Wakili Surabaya di Jakarta Fashion Week 2019


Jadwal padat tidak menghalangi Amelia Salim yang menjadi muse UBS Gold untuk tampil di Jakarta Fashion Week 2019 pada akhir Oktober lalu. Amelia Salim menjadi satu-satunya muse dari Surabaya berjalan di runway Jakarta Fashion Week bersama beberapa influencer ternama lainnya seperti Patricia Gouw, Anastasia Siantar, Patricia Devina Dextra, dan Lucky Oetama.



Bagi pelaku industri fashion Indonesia perhelatan Jakarta Fashion Week sejak tahun 2008 merupakan pekan mode bergengsi setiap tahunnya. JFW menampilkan berbagai karya brand, desainer Indonesia dan menjadi pekan mode tahunan yang memiliki pengaruh besar di Asia Tenggara.



Di event Jakarta Fashion Week ini Disney & UBS Gold juga menampilkan koleksi desainer Indonesia dari Yosep Sinudarsono, Yosafat Dwi Kurniawan, Wilsen Willim dan AMOTSYAMSURIMUDA yang dipadu padankan dengan koleksi perhiasan Disney. Padu padan untuk dua fashion show dikreasikan oleh celebrity fashion stylist Carendelano yang juga brand ambassador UBS. Carendelano membawa inspirasi Indonesia Heritage mengangkat warisan kerajaan Majapahit untuk koleksi desainer Yosep Sinudarsono bertema ''True Original'' sebagai tribute untuk ulang tahun Disney ke 90. Pada fashion show kedua Carendelano menyajikan padu padan dengan tema ''Evolution of Fun'' menggunakan style urban glam sesuai untuk lifestyle modern dan playful dari inspirasi siluet serta gaya fashion Mickey dan Minnie Mouse.



Di sela – sela kesibukan Amelia Salim, saya menemuinya untuk berbagi cerita tentang pengalaman pertamanya berada di runway Jakarta Fashion Week 2019. Sebagai muse UBS Gold Amelia Salim tampil di fashion show kedua dengan mengenakan koleksi dari desainer Wilsen Willim merupakan tuxedo style dress hitam kombinasi putih. Koleksi Wilsen dilengkapi dengan perhiasan UBS Gold & Disney untuk Amelia dipilihkan kalung panjang, anting berbentuk persegi panjang dan sepatu boots transparan dari Wanda Dekafe.



Menurut Wilsen karyanya yang dipadankan dengan perhiasan kolaborasi UBS dan Disney merupakan koleksi Spring Summer 2019 yang baru saja ditampilkan di Paris Fashion Week awal Oktober lalu sebelum Jakarta Fashion Week berlangsung. Untuk koleksi Spring Summer 2019 Wilsen masih konsisten menggunakan berbagai siluet klasik dengan detail artistik dari teknik pengerjaan tangan. Selain itu Wilsen juga menerapkan hal baru dalam koleksinya dengan banyak menggunakan kain organdy dan tenun sutra Garut sebagai bahan dasar.



Mungkin teman She belum banyak mengetahui bahwa Wilsen adalah seorang fashion designer Indonesia muda berbakat dengan berbagai koleksi premium ready to wear yang telah dipresentasikan di Digital Fashion Week, PIFW (Plaza Indonesia Fashion Week) dan tersedia di salah satu online fashion retailer terkemuka. Wilsen mengungkapkan bahwa dia sangat berterima kasih kepada Amelia Salim yang memperagakan karyanya dengan baik di runway Jakarta Fashion Week dengan memancarkan aura maskulin pada tampilan keanggunannya. Amelia Salim berhasil mengangkat identitas brand Wilsen Willim yang merupakan dualitas sisi maskulin dan feminin. Dalam perbincangan singkat kami Amelia menyampaikan rasa bangganya mendapat kesempatan berada di runway Jakarta Fashion Week dan merasakan perbedaan suasana industri fashion di pekan mode terbesar ini.

Tentang Janet Teowarang
Janet Teowarang merupakan founder dan creative director brand fashion miliknya yaitu Allegra Jane, selain itu Janet juga menjadi dosen di Universitas Ciputra Surabaya. Janet meraih Australia Awards dari Pemerintah Australia di sektor Fashion dan Textile. Karyanya juga telah dipresentasikan di Indonesia Fashion Week, Mercedes Benz Asia Fashion Award dan mengikuti kompetisi Mango Fashion Award di Spanyol.

Photo:
Dokumentasi Amelia Salim dan Janet Teowarang
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.