twitter  
Profil  

Rabu, 19 Desember 2018 | 06:00 wib
Terapi Fashionable Healing Nina Kristanto
Menyambut Hari Ibu dan Hari Perempuan Indonesia yang jatuh pada 22 Desember, saya ingin berbagi cerita berbeda untuk Anda perempuan Indonesia.

Umumnya, wanita menyukai gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan organik, rendah garam, dan rutin berolahraga zumba, lari marathon, atau aktif di pusat kebugaran. Tapi siapa sangka, meski sudah mengadopsi gaya hidup sehat ternyata masih memungkinkan seseorang terkena kanker payudara.

Hal ini membuktikan, kanker dapat timbul kepada siapa saja tanpa melihat gaya hidup maupun asupan makanan. Faktor genetik dan tingkat keaktifan sel imun seseorang juga ikut menentukan kemunculan sel kanker. Pada edisi ini saya terinspirasi perjuangan Nina Kristanto untuk melawan kanker. Ternyata selain menjalani kemoterapi, Nina juga sering mengutak-atik gaya fashion untuk meningkatkan rasa percaya diri dan self-love.

Belum lama saya mengenal Nina Kristanto tapi saya bisa merasakan kepribadian yang menarik dan daya juangnya sangat kuat. Nina merupakan breast cancer survivor yang sangat open-minded dan memiliki semangat tinggi dalam hidupnya. Fashion adalah salah satu hal yang disukai Nina. Nina juga punya style tersendiri yang membuat penampilannya berkarakter dan unik. Saat proses kemoterapi pun Nina tidak melupakan perawatan diri. Dia seolah tidak membiarkan dirinya terlarut oleh perasaan sedih maupun self-pity setelah didiagnosa kanker payudara dan sempat menjalani operasi pengangkatan.

Seperti yang diketahui, kemoterapi merupakan hal yang ditakuti karena bisa menghilangkan rambut sebagai mahkota wanita. Selain itu efek samping dari kemoterapi menyebabkan rasa mual maupun juga muncul obsesi pada makanan tertentu. Nina merawat dirinya dengan self-respecting, self-love, dan berupaya mengembalikan percaya dirinya melalui shopping, berdandan dan traveling.

Tentunya Nina juga rutin mengkonsumsi jus beetroot, menghindari makanan mengandung MSG, dan berupaya untuk selalu makan cukup banyak agar mengembalikan stamina tubuhnya. Setelah operasi pengangkatan dilakukan, Nina mengakui area pundak dan bahu kanan sering mengalami nyeri. Awalnya Nina tidak mengetahui bahwa dengan pengangkatan satu payudara akan menyebabkan keseimbangan tubuh juga berubah.

Dengan bantuan cancer center di Surabaya, Nina menemukan solusi menggunakan prosthetic bra yaitu silicon yang dimasukkan di bra khusus untuk wanita yang telah menjalani operasi pengangkatan tanpa rekonstruksi payudara. Prosthetic bra ini sangat individual dan made by measure karena diukur sesuai ukuran tubuh wanita yang berbeda-beda. Pada awal pemakaian diperlukan penyesuaian terlebih dahulu dan kini Nina telah nyaman dengan adanya bantuan prosthetic bra ini karena proporsi tubuh menjadi lebih seimbang. Dengan tampilan tanpa helai rambut karena kemoterapi membuat Nina memilih menggunakan wig namun ternyata penggunaan wig ini sangat tidak nyaman baginya karena terasa panas dan gatal saat dipakai.

Kekhawatiran utama Nina saat memakai wig adalah risiko terlepas atau miring karena aktivitas bersama anaknya yang masih berumur 3 tahun. Scarf menjadi pilihan Nina setelah merasakan penggunaan wig bukan alternatif sesuai baginya.

Menurut Nina scarf justru lebih fashionable digunakan karena dapat dipadukan dengan pakaian. Style berpakaian Nina yang semi casual dan simple membuat padu padan scarf kepala menjadi lebih mudah, misalnya dengan flat shoes maupun sneakers untuk melengkapi tampilan modern, young and stylish. Kenyamanan dalam berpakaian merupakan hal paling utama ketika menjalani proses terapi dan penyembuhan. Kini warna pink cukup mendominasi pakaian Nina karena banyak berpartisipasi dalam acara breast cancer awareness.

Kiat motivasi dari Nina bagi cancer survivor harus terlihat tetap segar dan cantik, tidak boleh terlihat sakit atau seperti seorang yang menyedihkan, kalahkan kanker dengan semangat penyembuhan, wajib mencintai diri sendiri lebih banyak. ''You must look and feel good!''

Tentang Janet Teowarang
Janet Teowarang merupakan founder dan creative director brand fashion miliknya yaitu Allegra Jane, selain itu Janet juga menjadi dosen di Universitas Ciputra Surabaya. Janet meraih Australia Awards dari Pemerintah Australia di sektor Fashion dan Textile. Karyanya juga telah dipresentasikan di Indonesia Fashion Week, Mercedes Benz Asia Fashion Award dan mengikuti kompetisi Mango Fashion Award di Spanyol.

Foto-foto : Koleksi pribadi Nina Kristanto
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.