twitter  
Profil  

Senin, 30 April 2018 | 09:10 wib
Bolivia Larang Kontes Kecantikan Anak
Tidak seperti di Indonesia, di kota La Paz, Bolivia, sudah melarang siapa saja menggelar kontes kecatikan yang melibatkan anak-anak. Larangan ini muncul karena semakin banyak anak yang menjadi korban pelecehan seksual.

Berdasarkan data resmi, rata-rata per hari ada 16 anak dan remaja menjadi korban kekerasan seksual di Bolivia. Pada 2017, bahkan tercatat 87 anak meninggal dunia karena menjadi korban kekerasan seksual.

Selain melarang kontes kecantikan untuk anak, pemerintah setempat juga melarang anak untuk tampil di media seperti iklan, dan tidak diijinkan berpose seksi yang bisa meningkatkan hasrat seksual penonton.

''Kami tidak ingin gadis-gadis muda terus menjadi objek pelecehan seksual atau digunakan untuk menjual produk fesyen tertentu,'' kata Pedro Susz, anggota dewan kota La Paz seperti dikutip dari AFP.

Susz menyatakan, setiap orang yang masih melibatkan anak dan melanggar peraturan ini akan diberikan hukuman keras. Hukuman itu termasuk mengikuti rehabilitasi dan pelatihan yang berhubungan pendidikan seksual dan kekerasan terhadap perempuan
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.