twitter  
Profil  

Senin, 26 Maret 2018 | 10:33 wib
Dari Sampah Jadi Berkah ala Komunitas Benik


Dari sampah jadi berkah, konsep inilah yang ingin diusung Neneng Sriwahyuni saat merintis Komunitas Benik. Neneng memang konsisten mengolah sampah menjadi barang kerajinan seni yang wearable dan punya daya jual.

Pada 23 Maret 2018 saat ulang tahun Komunitas Benik yang pertama di Royal Plaza Surabaya, SHE Radio berkesempatan hadir. Dalam ''pesta'' ultah itu diadakan workshop memanfaatkan sisa kain ukuran 3x3 yang bisa dibuat kelopak bunga. Sisa kain yang lain bisa juga jadi isian bantal, bros, kalung, jepit rambut, undervas, pin, bantal leher, dompet, tas, topi. Kalaupun tidak punya sisa kain atau perca, baju yang sudah tidak terpakai pun bisa diolah jadi fashion items baru seperti wadah handphone. Kata Neneng, bahan kain yang bisa dipakai pun beragam mulai dari jeans, katun, sifon, satin, organdi dan semuanya bisa termasuk kain karung goni.

Untuk pemula, disarankan supaya banyak mendapat referensi dari Youtube, Google maupun Pinterest. Kemudian apabila di rumah ada fashion items yang rusak atau tidak terpakai lagi, jadikan eksperimen dan jangan langsung buang, karena dari memperbaiki misal bros yang rusak lalu dipercantik, itulah awal mula untuk mencintai dunia craft. Tentu saja kita membutuhkan alat bantuan dalam craft yaitu sediakan alat jahit, tang, gunting dan lem tembak. Terakhir teman she, bergabunglah bersama klub atau komunitas supaya kita semakin pede sehingga bisa lebih tahu dunia yang kita suka, craft misalnya. (Deedee Dinata / Editor : Windy Goestiana)
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.