twitter  
Profil  

Jumat, 16 November 2018 | 14:43 wib
Inspirasi Bisnis Kuliner dari Ahlinya di Innocreativation Hari Kedua
 
Ada yang spesial di acara Innocreativation hari ke 2 (15/11). Kemarin, seminar yang digagas Detik.com dan Pemkot Surabaya ini mengundang pelaku usaha kuliner.

Sesi kuliner ini seru karena menghadirkan Andrian Ishak dari Namaaz Dining Jakarta dan Ruben Onsu dari Geprek Bensu. Sesi obrolan dipandu langsung oleh Triawan Munaf Ketua Bekraf Indonesia.

Ruben Onsu cerita, usaha kuliner Geprek Bensu memang baru satu tahun, tapi kini dia telah memiliki 3.600 karyawan. Meski awalnya mengaku kurang pede didaulat menjadi pembicara, tapi Ruben tetap senang karena bisa bercerita tentang mimpi dan usaha kulinernya. ''Saya masih seorang anak yang tidak berhenti bermimpi, dengan mewujudkan mimpi itu, '' kata Ruben. Mendatang, Ruben ingin mengembangkan sayap bisnisnya hingga ke Hongkong. ''Kalau makanan luar negeri bisa masuk Indonesia, kenapa kita nggak?,'' kata Ruben.

Tak kalah menarik ada Chef Andrian Ishak dari Namaaz Dining Jakarta. Andrian sudah lama dikenal sebagai pelopor kuliner dengan teknik molecular gastronomy. Satu diantaranya dia membuat Kue Celorot yang berbentuk lipstik. Selain berbentuk dan berwarna merah seperti lipstik, kue ini juga memiliki rasa yang ''aneh-aneh''. Bisa rasa durian, permen karet, dan masih banyak lainnya. Ide membuat kue celorot dengan lipstik ini karena bentuk kue celorot memang diputar seperti lipstik.

Andrian bilang, harga 1 set menu di restorannya mencapai Rp 1.250.000 per orang. Tiap set berisi 17 menu yang terdiri atas appetizer, maincourse, dan dessert. Untuk bisa menikmati fine dining di restorannya pun harus reservasi online di websitenya dan umumnya telah penuh untuk satu sampai dua bulan. Jadi unik itu perlu karena diferensiasi yang kita memiliki itulah yang mendatangkan peluang bisnis. (Yuna / Editor : Windy Goestiana)
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.