twitter  
Profil  

Jumat, 16 Februari 2018 | 07:36 wib
15 Sayur Khas Imlek yang Sarat Filosofi


Perayaan Imlek penuh filosofi. Ada beberapa sayuran dalam hidangan Imlek yang ternyata memiliki makna keberuntungan. Berikut penjelasan Chef Jeanie Lee, seperti dikutip Straits Times.
  1. Brokoli. Sayuran ini punya arti kebahagiaan dan kesehatan.
  2. Wortel dan lobak. Dimakan karena merupakan simbol keberuntungan. Dua sayuran ini sering dimasak dalam bentuk tumisan, salad, dan sup.
  3. Terong. Sayuran ini diasosiasikan dengan ''luar biasa''.
  4. Jamur enoki. Biasanya jadi bahan untuk tumis sayur dan steamboat
  5. Daun bawang. Daun bawang dalam bahasa China terdengar seperti ''menghitung'', jadi sayuran ini diasosiasikan dengan kekayaan dan uang.
  6. Selada. Homonim untuk selada adalah sang choi (dalam bahasa Kanton), yang terdengar seperti ''beruntung''. Selada segar dalam jumlah besar diberikan untuk barongsai dengan harapan tahun baru membawa keberuntungan. Biasanya, selada dimakan mentah atau dimasak sebagai tumis.
  7. Akar teratai. Sayuran ini biasanya disantap dalam bentuk kudapan renyah.
  8. Biji teratai. Dipakai dalam makanan penutup seperti lin chee kang. Biji teratai adalah simbol punya banyak anak dan cucu
  9. Kacang tanah. Bentuk kacang terlihat seperti tangan mengatup. Di China, orang Bai di Yunnan memberikan kacang untuk teman, terutama laki-laki, kacang sebagai tanda pertemanan. Kacang disajikan sebagai makanan ringan dan direbus dalam sup.
  10. Nanas. Buah keberuntungan ini dipercaya membawa kemakmuran, bisa diiris dan dimakan segar atau ditambahkan ke masakan.
  11. Labu. Sebagian orang Cina percaya jika memimpikan labu berarti akan mendapat panen melimpah.
  12. Kurma merah. Dipakai untuk mempermanis sup atau dalam makanan penutup.
  13. Kacang polong. Juga digunakan dalam masakan tumis Tahun Baru Imlek agar berwarna hijau.
  14. Toge. Toge melambangkan ''semuanya berjalan lancar''.
  15. Kubis putih. Sayuran ini diasosiasikan dengan ''kemurnian''. Kubis putih bisa dimasak dalam steamboat atau dimasak bersama kerang.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.