twitter  
Profil  

Rabu, 24 April 2019 | 15:49 wib
Melindungi Bumi untuk Melindungi Spesies Kita
 

Earth Day Network (EDN), Jaringan Hari Bumi, organisasi yang memimpin perayaan Hari Bumi di seluruh dunia, menetapkan 2019 sebagai tahun untuk "Melindungi Spesies Kita”. Menurut EDN, tema itu dipilih untuk menyoroti fakta bahwa aktivitas manusia secara langsung terkait apa yang dirujuk oleh wartawati lingkungan Elizabeth Kolbert dalam bukunya, "The Sixth Extinction," yang menggambarkan kepunahan massal yang disebabkan aktivitas manusia daripada penyebab alami.

Gambaran kepunahan masal itu rasanya sangat masuk akal karena tindak tanduk manusia yang bersinggungan langsung dengan alam, termasuk di dalamnya tumbuhan dan satwa yang dilindungi. Terus adanya tanda kepunahan ini ternyata juga dipicu dengan penggundulan hutan, trafficking dan adanya beberapa negara yang juga menikmati daging satwa dilindungi, misalnya sirip ikan hiu dengan kata lain kalau terus terjadi maka habitat ikan hiu akan punah karena ulah manusia. 

Tips 

Untuk kita sendiri, tindakan konkrit yang bisa langsung dilakukan untuk melindungi spesies kita, menurut Project Leader Kampoeng Djoeang M. Syafrizal Izaqi adalah dari kebiasaan kita di rumah. Kita bisa mulai dengan hemat air (dengan bentuk memerhatikan penggunaan kran air atau segera menambal bila terjadi kebocoran) lalu juga bisa beralih ke pertanian yang lebih alami, menggunakan produk lokal (baik pertanian atau peternakan), mengurangi pemakaian barang impor dan juga bisa dengan hemat kertas. 

Pada 1 Mei nanti, Kampoeng Djoeang sendiri akan mengadakan bersih-bersih kampung yaitu di 3 titik, di Keputih, Sidotopo dan Kenjeran. Teman She yang ingin berpartisipasi, bisa follow akun IG @kampoeng.djoeang untuk info lebih lengkapnya. 

Mari melindungi bumi untuk melindungi spesies kita
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.