twitter  
Profil  

Rabu, 31 Juli 2019 | 15:49 wib
Smart Shoes untuk Tunanetra karya M. Jawad Ali


Konsep jangan mengabaikan ide cemerlang anak ala Ibu Masroro Suhartini pembina ekstrakulikuler karya ilmiah, menghantarkan anak didiknya  mengembangkan "Smart Shoes" untuk tunanetra. Dan inovasi sepatu ini berhasil menjuarai ajang Internasional Science and Invention Fair (ISIF) 2019 yang diadakan di Bali pada 21-25 Juni 2019.  

Ide awal sepatu ini, saat M. Jawad Ali siswa SMPN 4 Surabaya merasa prihatin melihat tetangganya yang buta dan ingin penderita bisa mandiri.

" Saya lihat tetangga yang harus buta karena penyakit dan kalau mau ke masjid harus dituntun. Karena itu saya kepikiran kenapa tidak membuat sebuah inovasi yang bisa membantu tunanetra. Dan tercetuslah untuk membuat Smart Shoes untuk tunanetra", kata Ali.

Akhirnya setelah diceritakan kepada pembina, keinginan Ali mulai diarahkan dan dibantu oleh teman sekelas Aldino Novfitriah dan Andani Abillery, serta didampingi dosen Universitas Widya Kartika (UWIKA) Surabaya, Agus Prayitno untuk mulai mengembangkan sepatu yang membantu tunanetra bisa mendeteksi benda yang ada didepannya saat sedang berjalan sepatu ini.

Menggunakan bahan yang sederhana, dimana sepatu ditambahkan spon tebal. Spon ini didesain untuk menaruh alat bantu jalan seperti alarm dan sensor jarak jauh dekat yang digabungkan ke arduino nano sebagai micro controler. Untuk daya mengaktifkan alat dikoneksikan ke powerbank.



"Pembuatan dan uji coba sepasang sepatu ini butuh waktu kurang lebih sekitar 2 bulan”, kata Ali Jawad.

Sampai hari ini projek ini masih dikembangkan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal akan di tambahkan fitur-fitur baru seperti anti air, sensor lubang dan fitur keamanan lainnya.

(Foto dan Naskah : Yuna, Editor : Deedee)
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.