twitter  
Profil  

Selasa, 06 Agustus 2019 | 14:47 wib
Profesi Pilot yang Makin Diminati Perempuan
 

Vanda Korisano dan Martha Itaar, dua perempuan Indonesia yang menuntut ilmu di Selandia Baru menjadi dua pilot pertama dari Papua yang bergabung dengan Garuda Indonesia. Pretasi ini sekaligus membuktikan bahwa profesi pilot semakin diminati perempuan. Namun. apa yang membuat profesi ini istimewa dimata perempuan?

Sebelum Vanda dan Martha, ada Inggit yang juga tertarik menjadi pilot. Menurut first officer ini, yang membuat profesi pilot ini menarik adalah profesi ini sangat menantang, yaitu dengan taruhan nyawa diri sendiri, nyawa crew, nyawa penumpang hingga nama baik maskapai.

“Jadi pilot itu juga harus siap belajar seumur hidup, karena setiap 6 bulan sekali pilot dites ulang untuk segala macam”, kata Inggit.

Karir pilot Inggit dimulai dengan masuk sekolah penerbangan di tahun 2014. Lalu tahun 2016 Inggit mulai training di maskapai penerbangan. Awalnya Inggit bercita-cita menjadi pramugari, namun dia tidak mendapat izin karena orang tuanya menginginkan Inggit meneruskan sekolah. Baru ketika setelah menyelesaikan sekolah, Inggit ditawari ayahnya untuk sekolah pilot. Inggit yang masih merasa penasaran akan dunia penerbangan, tertantang untuk ikut tes masuk sekolah pilot. Menurut Inggit menjadi pilot adalah hal yang langka dibandingkan melanjutkan sekolah S2 atau S3.

Ketika ditanya apa yang ingin disampaikan kepada pendengar She Radio saat on air dalam Morning She 3 Agustus 2019, Inggit mengatakan untuk tidak berhenti mengejar cita-cita. Juga dia menyampaikan, apabila selama ini orang melihat profesi pilot itu glamor, banyak uang dan bisa jalan-jalan kemana saja, mereka juga harus tahu bahwa dibalik itu semua ada sebuah perjuangan serta konsekuensi yang harus dijalani seorang pilot.

(Foto Google/Naskah Nungki/Editor Deedee)
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.