twitter  
Profil  

Jumat, 29 Maret 2019 | 11:17 wib
Mewujudkan Indonesia Inklusif, Secara Bermartabat


Anak muda memegang peranan penting dalam gerakan mewujudkan perubahan, termasuk untuk mewujudkan Indonesia yang semakin inklusif. Namun sayangnya, di Indonesia masih ada kelompok-kelompok yang terpinggirkan, kurang mendapatkan akses terhadap layanan pemerintah dan juga program perlindungan sosial. Adapun kelompok yang dimaksud yaitu anak dan remaja rentan, termasuk di dalamnya anak dari pekerja migran, anak yang dilacurkan, dan anak yang berada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), masyarakat adat dan lokal terpencil, korban diskriminasi, intoleransi, dan kekerasan berbasis agama, korban pelanggaran Hak Asasi Manusia, transpuan dan orang dengan disabilitas.

Ibu Abdi Suryaningati selaku Team Leader Program Peduli mengatakan, semua dari kita berhak mendapatkan pelayanan dasar, baik itu kita dari kelompok mayoritas atau minoritas. Adapun yang dimaksud pelayanan dasar yaitu pelayanan identitas / KTP, pelayanan kesehatan di puskesmas yang tidak prejudice, pelayanan pada korban dan saksi sebuah tragedi sejarah, pelayanan akta dan banyak lainnya. Selain tentang pelayanan dasar, harus ada juga pemerataan semua fasilitas untuk tempat ibadah dan lingkungan pendidikan untuk teman-teman difabel (different ability).

Untuk itu penting bagi generasi muda untuk mengenal perbedaan sejak dini, memulai interaksi dan mengenal kelompok-kelompok marginal yang selama ini jarang atau bahkan tidak pernah ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Dengan lebih mengenal kelompok marginal, diharapkan stigma dan diskriminasi menjadi hilang. Selain itu, peran anak muda dalam gerakan mewujudkan perubahan Indonesia yang semakin inklusif juga penting sehingga perlu lebih banyak anak muda yang mengetahui dan mengenal kelompok marginal.

Program Peduli sendiri teman She merupakan sebuah program yang bertujuan meningkatkan inklusi sosial bagi kelompok terpinggirkan di Indonesia yang kurang mendapatkan akses terhadap layanan pemerintah dan program perlindungan sosial.  Bersama dengan Lembaga Pengkajian Kemasyarakatan dan Pembangunan (LPKP), mereka menyelenggarakan Peduli Goes to Campus “ Mewujudkan Indonesia Inklusif, Secara Bermartabat” yang berlokasi di Universitas Airlangga Rabu 27 Maret 2019.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.