twitter  
Profil  

Kamis, 18 April 2019 | 13:26 wib
Menikmati Karya Seni dengan Etika yang Harus Dipahami
 

Bienalle Jogja, Art Jog, Art Bali atau Jakarta Biennale adalah beberapa pameran seni terlebih seni instalasi yang digelar setiap tahun di Indonesia. Berbeda dengan pameran seni biasanya, teman She bisa melihat berbagai macam karya seni tiga dimensi yang menarik dan unik. Tapi, layaknya berkunjung ke sebuah tempat baru, kita pun harus membawa etika yang benar, karena banyak pameran seni instalasi yang mempunyai peraturannya sendiri. 

Saran

Menanyakan kepada staff member tentang karya seni

Tidak perlu malu kalau dirasa teman She kesulitan memahami arti dari sebuah artwork, karena kita bisa langsung bertanya kepada staff member dalam pameran yang sedang dikunjungi. Staff member akan menjelaskan hal-hal yang menurut teman She kurang jelas pada catatan untuk setiap karya seni, atau pertanyaan-pertanyaan yang lebih dalam tentang karya seni tersebut.

Berkeliling di dalam pameran tanpa membuat kegaduhan

Ketika kita berkunjung ke sebuah pameran seni instalasi, baiknya semua sudut dan area harus kita datangi. Tapi rasa ingin tahu itu tidak boleh sampai mengganggu orang lain yang sedang berkunjung juga. Salah satu etika berkunjung ke sebuah pameran seni instalasi yang paling penting adalah tidak membuat kegaduhan di dalam lokasi.

Jangan 

Memotret dengan menggunakan flash

Hal yang satu ini sangat riskan karena bisa menggangu orang-orang dalam pameran yang juga sedang mengamati karya seni itu. Selain itu, menggunakan flash saat memotret bisa mengalihkan perhatian banyak orang sehingga mereka tidak dapat fokus kepada karya tersebut. Selain itu, pihak pameran seni instalasi tersebut juga tidak memperbolehkan untuk memotret dengan menggunakan professional camera karena foto-foto tersebut takut disalah gunakan.

Menyentuh karya seni

Peraturan yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi pengunjung yang sudah sering datang ke sebuah pameran seni, tapi bisa juga baru untuk yang pertama kali. Meskipun ada dalam beberapa pameran karya tidak diberikan pembatas, tapi menyentuh karya apapun tidak diperbolehkan. 
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.