twitter  
Profil  

Kamis, 12 September 2019 | 11:57 wib
VOA : Amerika Peringati Serangan Teroris 11 September


Rakyat Amerika, Rabu (11/9), memperingati 18 tahun serangan teroris 11 September 2001 yang menewaskan hampir 3.000 orang di New York, Virginia dan Pennsylvania.

Presiden Donald Trump memperingati peristiwa itu dengan acara mengheningkan cipta di Gedung Putih sebelum menghadiri upacara di Pentagon yang ditujukan bagi keluarga mereka yang meninggal sewaktu teroris al-Qaida menerbangkan pesawat yang dibajaknya dan menabrakkannya ke markas besar Departemen Pertahanan Amerika di Virginia itu.

Di New York, ratusan penyintas dan keluarga mereka yang meninggal berkumpul di Ground Zero, di mana Menara Kembar World Trade Center. Sementara, Wakil Presiden Mike Pence menghadiri upacara di Shanksville, Pennsylvania.

Serangan 11 September merupakan serangan yang paling menelan korban jiwa sejak peristiwa Pearl Harbor pada 1941. Tragedi itu mengubah persepsi Amerika mengenai keamanan dan mendorong presiden ketika itu, George W. Bush, mendeklarasikan perang melawan terorisme dan menginvasi Afghanistan.

Pasukan koalisi pimpinan AS berhasil menggulingkan Taliban dari kekuasaan di Afghanistan, namun konflik di sana masih berlanjut dan menjadikannya perang paling lama yang melibatkan AS. Perwakilan AS dan Taliban melangsungkan pembicaraan damai baru-baru ini.

Namun sebelum kesepakatan tercapai, Presiden Donald Trump membatalkan pertemuan yang direncanakan dengan Taliban dan sejumlah pejabat Afghanistan karena serangan Taliban yang terus berlanjut di Kabul. [ab/uh]

(VOA/ Yuna)
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.