twitter  
Profil  

Selasa, 08 Oktober 2019 | 12:03 wib
VOA : Kristalina Georgieva dan Puan Maharani, Dua Perempuan di "Kursi Panas"


Dua perempuan menarik perhatian masyarakat diminggu ini terkait dengan posisi yang didudukinya. Mereka adalah Kristalina Georgieva yang mulai 1 Oktober resmi menjabat sebagai Direktur Pelaksana IMF dan Puan Maharani yang dilantik menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat DPR Indonesia.

Dewan Eksekutif Dana Moneter Internasional IMF telah memilih Kristalina Georgieva untuk menjabat sebagai Direktur Pelaksana dan Ketua Dewan Eksekutif IMF untuk lima tahun ke depan, mulai 1 Oktober 2019. Georgieva yang menggantikan Christine Lagarde, adalah tokoh pertama dari negara dengan tingkat ekonomi yang sedang berkembang yang memimpin IMF sejak tahun 1944. Kristalina Georgieva, perempuan berkewarganegaraan Bulgaria dipilih oleh Dewan Eksekutif yang beranggotakan 24 orang yang mewakili 189 negara anggota IMF itu setelah melalui proses seleksi yang ketat, yang diprakarsai oleh Dewan Eksekutif pada 26 Juli 2019. Setelah wawancara dengan Georgieva, Direktur Eksekutif IMF memilihnya untuk menjabat sebagai direktur pelaksana. Direktur Pelaksana adalah kepala staf operasional IMF, yang sekaligus menjadi Ketua Dewan Eksekutif. Sebagai direktur pelaksana, Georgieva akan dibantu oleh empat wakil direktur pelaksana operasi IMF, yang bersama 2.700 staff melayani 189 anggotanya.

“Rasanya seperti masuk sekolah pada hari pertama. IMF merupakan institusi yang sangat penting, yang menjadi pusat stabilitas keuangan di dunia. Dan kita tahu stabilitas keuangan merupakan hal penting bagi setiap orang karena tanpa hal itu maka kehidupan akan buruk. Sementara jika kita memiliki kondisi keuangan yang stabil maka ekonomi akan membaik dan tumbuh, bertahan dan berkelanjutan, ada peningkatan lapangan pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik. Jadi saya melihat pekerjaan di IMF ini sebagai sebuah kehormatan dan tanggung jawab besar dan saya berharap dalam lima tahun ke depan dapat mencapai semua hal itu”,  ujar Kristalina.

Sementara di Indonesia, ada Puan Maharani yang baru saja dilantik menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat DPR. Ia menjadi perempuan pertama yang menduduki jabatan bergengsi itu selama 74 tahun sejarah Indonesia.Puan mulai ikut terjun ke politik dengan aktif di partai PDI-Perjuangan. Ia didaulat menjadi Ketua Fraksi PDI-Perjuangan di DPR RI pada periode 2012-2014 dan fokus di Komisi VI yang mengawasi BUMN, Perdagangan, Koperasi dan UKM. Ia juga menjadi anggota badan kelengkapan dewan yang dikenal sebagai Badan Kerjasama Antar Parlemen.Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, Puan Maharani didaulat menjadi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Posisinya ini kini dijabat rangkap oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution. PDI-Perjuangan selaku peraih suara terbanyak menjadi Ketua DPR RI, sementara empat partai sisanya menempati kursi wakil ketua DPR. Kursi pimpinan DPD diatur sesuai tata tertib DPD, dan fraksi PDI-Perjuangan dengan suara bulat memilih Puan Maharani, yang kemudian disahkan oleh seluruh anggota DPR sebagai Ketua. (em)

VOA / YUNA

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.