twitter  
Profil  

Selasa, 05 November 2019 | 12:51 wib
Bedah Buku 100 Motif Batik Klasik Karya Adi Kusrianto
 

Batik adalah teknis menghias kain dengan perintang warna berupa malam, yang cara menggoreskan coraknya dengan menggunakan canting, yang memiliki motif-motif tertentu  dan digunakan sebagai busana secara tradisi untuk ritual-ritual atau kegunaan tertentu. 

Paragraf diatas merupakan salah satu tulisan yang ada pada buku 100 Motif Batik Klasik karya Adi Kusrianto, penulis sekaligus pengajar mata kuliah tekstil di jurusan fashion design – fashion business LaSsale College Surabaya. 

Dalam acara bedah buku 100 Motif Batik Klasik karyanya pada Sabtu 2 November 2019, Adi juga menceritakan tentang canting batik yang ditemukan di Kediri. Menurut GP Rouflaer yang melakukan pengamatan dari hasil temuan motif gringsing yang ditemukan sejak abad ke 12 di Kediri, karena kehalusan dan kecermatan goresan motifnya hanya bisa dibuat menggunakan alat yang disebut canting. 

Ada juga cerita ketika UNESCO melakukan penelitian apakah masih ada kelompok/ komunitas / suku yang secara tradisi memakai /menggunakan kain batik untuk menjalankan ritual tradisi tertentu. Ternyata mereka menemukan bahwa suku Jawa memang hingga saat ini masih menggunakan batik dengan motif tertentu untuk menjalankan ritual tradisi tertentu. 

Selain bedah buku, acara yang digelar di LaSsale College itu juga menampilan beberapa karya dari designer Diah Gardenia bertema Batik Seredan. 



 

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.