twitter  
Profil  

Kamis, 19 September 2019 | 13:06 wib
Pentingnya Pers Bebas, Tema Konferensi VOA Indonesia 15-17 September 2019


Tahun ini kembali diadakan konferensi VOA bersama para 180 afiliasi seluruh daerah di Indonesia baik dari tv, radio maupun media online dengan tema Pentingnya Pers Bebas.

Yogyakarta menjadi kota kehormatan setelah sebelumnya Solo yang dijadikan tempat untuk berkumpul. Dan yang terasa berbeda untuk tahun ini, pada hari pertama konferensi 15 September 2019 panitia sengaja mengadakan acara mengenakan baju khas daerah masing-masing afiliasi agar semakin mengenal dan menjaga warisan budaya. Tidak hanya sekedar memakai baju daerah tapi peserta yang terpilih berdasarkan konsep dan penampilan terbaik mendapatkan hadiah special dari VOA Indonesia.

Ade Astuti, Chief of Indonesian Service, VOA mengatakan konferensi ini sudah dilakukan selama beberapa tahun. " VOA Indonesia memiliki 400 afiliasi yang tersebar diseluruh Indonesia dan ini menjadi ajang yang baik untuk menunjukan keberagaman Indonesia dan bagaimana VOA bisa menjangkau berbagai tempat dan daerah yang ada di Indonesia. Dan setiap minggunya informasi VOA sudah menjangkau 36,5 juta masyarakat dan ini pun tidak akan berhasil tanpa bantuan para afiliasi untuk memakai konten, berita dan informasi VOA untuk disebarkan kepada masyarakat " kata Ade.

Selain keseruan saling mengenal sesama afiliansi, disela-sela acara, afiliasi dari Sumatra Utara ada yang menyematkan kain ulos untuk Chief, VIP & Crew VOA Indonesia-Washington. Para peserta juga disuguhi dengan penampilan apik dari Yogyakarta Art Performance dari tarian tradisional, tarian kontemporer serta yang paling membuat gelak tawa para peserta adalah tampilan kabaret lipsync.

Hari selanjutnya 16 September 2019 para peserta diberi pemaparan tentang Tantangan Menegakkan Kebebasan Pers di Era Digital oleh Hendry Chirudin Bangun, Wakil Ketua Dewan Pers dan Challenges and Best Practices of Pers Freedom in Digital Era Oleh Catharina Davy (Narasi TV), Jati Savitri (Cek Fakta), serta ada kelas-kelas VOA yang bisa diikuti dengan para speakers seperti Nurviana Mubtadi, Eva Mazrieva dan Naratama Rukmananda.

Dan hari terakhir 17 September 2019 ada pemaparan tentang VOA–Affiliates Business Meeting mengenai program-program VOA yang bisa diberitakan lagi oleh para afiliansi. Sebelum acara berakhir, peserta yang sudah dipilih untuk baju adat terbaik oleh para juri VOA dimenangkan oleh afiliasi dari Kalimantan dengan baju adat Suku Dayak dan baju adat Suku Papua.

(Yuna, Editor : Deedee)

Thumbnail Image:

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.