twitter  
Profil  

Rabu, 16 Januari 2019 | 11:48 wib
Beras Hitam, Primadona Pilihan Pengganti Beras Putih


Teman She, setelah beras merah dan cokelat, sekarang waktunya beras hitam yang mulai menjadi primadona pengganti beras putih untuk konsumsi sehari-hari atau yang sedang menjalani diet. Dibandingkan beras putih, beras hitam yang termasuk dalam spesies Oryza sativa L ini punya bulir yang lebih lebih panjang, ramping dan warnanya akan memudar menjadi keunguan setelah dimasak. Nasi dari beras hitam memiliki rasa gurih seperti kacang yang cocok untuk dibuat roti, mie, bubur dan dessert.

Lalu, apa saja manfaat beras hitam untuk kesehatan seperti halnya beras merah? Ini dia teman She :

1. Mengandung antosianin tinggi
Warna hitam keunguan dalam beras hitam mengindikasikan kandungan antosianin tinggi, yang berfungsi mencegah terjadinya penyakit penyumbatan pembuluh darah atau yang disebut juga aterosklerosis, lalu berfungsi juga menghambat sel tumor, menangkal radikal bebas dalam tubuh, mencegah penyakit neurologis dan meningkatkan kemampuan memori otak.

2. Membantu detoksifikasi tubuh
Beras hitam juga mengandung kandungan fitonutrien yang berfungsi mengurangi peradangan dan membantu proses detoksifikasi tubuh. Mengonsumsi beras hitam secara rutin dapat melindungi teman She dari kerusakan organ tubuh akibat radikal bebas yang menumpuk di tubuh, khususnya di dalam darah, pembuluh darah, dan organ hati.  

3. Menurunkan risiko diabetes dan obesitas
Dari beberapa hasil penelitian, mengonsumsi beras hitam dapat membantu mencegah terjadinya resistensi insulin dalam tubuh, yang bisa mengakibatkan peningkatan risiko diabetes dan obesitas. Serat dalam bagian dedak beras hitam akan membuat glukosa / gula di dalam beras hitam terserap lebih lama oleh tubuh dan menyeimbangkan kadar gula dalam tubuh, sehingga tubuh teman She tidak mengirim sinyal ke otak untuk memakan makanan manis.

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.