twitter  
Profil  

Jumat, 01 Maret 2019 | 12:32 wib
Jeli Dalam Memilih Makanan Olahan
 

Sebagai konsumen kita harus jeli dalam memilih panganan olahan, maka dari itu disarankan Ir. Tety Helfery Sihombing, MP selaku bidang pengawasan BPOM untuk mengecek kemasan, label, izin edar dan kadaluarsa (KLIK). Untuk makanan atau minuman diluar izin edar pastikan tempat pembuatannya punya track record pengolahan baik, serta perhatikan pembungkus makanan. 

"Lebih baik untuk anak-anak dibiasakan makan dari masakan rumahan untuk menjaga kehigienisan, kalau jajan diluaran harus diperhatikan aspek kebersihan, jangan beli makanan yang tingkat pencemarannya tinggi dan pembungkus yang tidak cocok untuk makanan. Harus cek juga izin edar produk, labelnya terdaftar apa tidak, kemasannya rusak apa tidak, serta tanggal kadaluarsa pangan itu” kata Tety.

Dalam olahan pangan pasti ada juga bahan tambahan pangan atau BTP. Tety menjelaskan bahwa itu tidak masalah karena BPOM sudah membuat daftar tertera yang harus digunakan serta batas maksimum. Tujuan penggunaan BTP sendiri untuk membentuk pangan, memberikan warna, meningkatkan kualitas pangan, memperbaiki tekstur, meningkatkan cita rasa, stabilitas dan mengawetkan pangan. 

"Dan pengkajian tidak hanya BPOM seorang diri tapi mengacu juga pada standart pangan serta referensi ASEAN dan Internasional, tentunya semua regulasi,bahan pangan serta pengecekan ijin edar bisa dilihat di website resmi BPOM http://www.pom.go.id ".  BPOM sendiri berperan sebagai standardisasi, penilaian (pre-market evaluation), pengawasan setelah beredar (Post-market control), pengujian laboratorium dan penegakan hokum di bidang pengawasan obat dan makanan. 

Peraturan yang sudah ditetapkan bisa diimplementasikan dengan baik dalam rangka menjamin keamanan, mutu dan gizi pangan untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat termasuk anak-anak serta peningkatan daya saing.

Pesan ini disampaikan dalam seminar Standarisasi Herbal, Makanan dan Minuman Sehat Indonesia, Sabtu (23/2) yang digelar Badan POM, Indonesian Children Care Community, PT HRL Internasional bersama Universitas Katolik Darma Cendika, Surabaya.   

(Naskah dan foto : Yuna, Editor : Deedee)

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.