twitter  
Profil  

Selasa, 07 Januari 2020 | 10:40 wib
VOA : Pembentukan Karir Dimulai dari Magang
 

Direktur Pusat Karir di Clarkson University, di Postdam, New York, Margo Jenkins, menyarankan para mahasiswa untuk meraih pengalaman profesional dini dan sesering mungkin.

Kebanyakan universitas di Amerika memiliki pusat karir, dan universitas mengupayakan para mahasiswa terhubung dengan layanan ini begitu mereka masuk universitas.Meskipun mahasiswa itu masih belum tahu pekerjaan yang tepat yang hendak mereka kembangkan, banyak bantuan tersedia sebelum memutuskan hal itu.

Pusat karir ini sendiri, akan membantu mahasiwa membantu menyiapkan dokumen yang perlu untuk mencari pekerjaan, seperti resume atau curriculum vitae yang memuat riwayat pendidikan dan pengalaman kandidat pekerja itu.

Pusat Karir juga akan memberikan saran kepada mahasiswa tentang dokumen dan aspek lainnya dari usaha memperoleh pekerjaan, seperti bagaimana penampilan diri kita saat wawancara pertama.

"Salah satu alat yang membantu mengembangkan karir seseorang adalah pekerjaan yang bersifat sementara, seperti praktik kerja atau apa yang disebut cooperative education atau co-op yang merupakan sebuah program akademis yang melengkapi pendidikan mahasiswa" kata Jenkins.

Praktik kerja merupakan jabatan jangka pendek dengan sebuah perusahaan atau organisasi, sementara co-op lebih bersifat jangka panjang. Keduanya memberi mahasiswa peluang untuk diuji pengetahuan dan kemampuannya di dunia praktik nyata dan membantu mereka mempertimbangkan apakah pekerjaan itu atau perusahaan tertentu cocok dengan mereka.

Untuk program co-op, seorang mahasiswa akan meninggalkan kegiatan kulihanya selama satu semester untuk bekerja penuh waktu di perusahaan. Dan program co-op ini menjadi semakin penting, dan semakin banyak majikan kini mengamati pengalaman kerja seperti ini di dalam resume calon pegawai mereka.

Sementara, di Clarkson University, sekitar 90% melakukan praktik kerja, meraih pengalaman sebagai co-op atau penelitian sebelum menyelesaikan studi mereka.

“Ini satu-satunya saat dalam kehidupan seorang mahasiswa dimana mereka bisa bereksperimen untuk beberapa bulan, tanpa ada risiko sama sekali, yang juga penting dari pembinaan ini adalah hubungan profesional yang bisa dimanfaatkan selanjutnya dalam karir mereka." kata Margo Jenkins. [jm/ii]

(Yuna)
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.