twitter  
Profil  

Senin, 27 April 2020 | 10:27 wib
Mengulik PSBB dari Sisi Hak dan Kewajiban Warga Surabaya
 

Setiap penduduk di daerah memiliki hak yang sama untuk memperoleh perlakuan dan pelayanan dari Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya, mendapatkan pelayanan kesehatan dasar sesuai kebutuhan medis, memperoleh data dan informasi Covid-19 sesuai kode etik, kemudahan akses pengaduan yang berkaitan dengan Covid-19 dan pelayanan pemulasaran serta pemakanan jenazah Covid-19 atau terduga Covid-19.

Sedangkan kewajiban yang harus dilakukan penduduk setiap daerah adalah mematuhi ketentuan PSBB, ikut serta melaksanakan PSBB, melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menjaga jarak dan memakai masker jika keluar rumah. 

Sementara itu berdasar Perwali 16/2020 tentang Pedoman PSBB Dalam Penanganan Covid-19 di Kota Surabaya, ada beberapa aktivitas yang dilarang selama PSBB berlangsung, yakni kegiatan perkumpulan atau pertemuan politik, olahraga, hiburan, akademik, budaya, pesta ulang tahun, pernikahan, khitanan, pemakaman dan lainnya.

Lebih lengkapnya, aturan tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya ada dalam Peraturan Walikota Surabaya Nomor 16 Tahun 2020, Kabupaten Sidoarjo dalam Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 31 Tahun 2020 dan Kabupaten Gresik dalam Peraturan Bupati Gresik Nomor 12 Tahun 2020. Ketiga peraturan daerah tersebut mengacu pada Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 18 Tahun 2020. 

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) merupakan satu opsi yang diupayakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang diberlakukan mulai 28 April hingga 11 Mei 2020.  

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.