twitter  
Profil  

Jumat, 03 Juli 2020 | 11:38 wib
Doula, Tempat Mencurahkan Segala Ketakutan Sekaligus Memberi Ketenangan Ibu Hamil
 

Dalam kondisi hamil, seorang calon ibu perlu pendamping yang bisa menjadi tempat mencurahkan segala ketakutan sekaligus mampu memberi ketenangan. Pasangan bisa menjadi pilihan, tapi bisa jadi doula-lah yang paham akan kehamilan dan persalinan yang lebih bisa menenangkan. Doula adalah seseorang yang memberikan dukungan baik secara fisik maupun psikis pada ibu yang sedang dalam masa kehamilan, jelang persalinan, hingga saat melahirkan. Doula memiliki sertifikasi yang menunjukkan bahwa mereka telah lulus pelatihan dan ujian untuk membantu ibu hamil serta keluarganya menjalani rangkaian proses persalinan, meskipun tidak bisa tidak berwenang membantu tindakan medis saat bersalin. 

Bagaimana cara doula membantu ibu hamil?

Pada trimester kedua dan ketiga, seorang calon ibu bisa mulai bertemu dengan doula untuk mendapatkan dukungan psikis serta teknis. Dia juga akan menjawab pertanyaan seputar persalinan dan membuat calon ibu paham dan siap menjalani setiap tahapnya. Doula juga akan memberitahukan segala kemungkinan komplikasi yang mungkin terjadi, cara mencegahnya, meskipun keputusan penanganan komplikasi harus diserahkan pada tenaga medis. Selain itu, doula juga mampu membantu membuat rencana persalinan. 
Yang paling penting, doula akan mengajak calon ibu memandang proses persalinan sebagai proses yang membahagiakan dan menyenangkan, sehingga dapat dijalani setiap tahapnya seperti kontraksi dengan lebih tenang dan percaya diri. Inilah mengapa jasa doula banyak digunakan oleh para ibu yang ingin gentle birth alias persalinan yang tenang dengan rasa sakit minimal. 

Apa yang dilakukan doula selama persalinan?

Selain mengajak calon ibu terus menanamkan pikiran positif saat kontraksi mulai datang, doula juga bisa membantu memijat atau membimbing suami calon ibu untuk memberikan sentuhan nyaman agar merasa relaks, terutama pada bukaan besar. Doula akan membantu memilih posisi paling nyaman saat kontraksi dan bersalin, sekaligus memastikan calon ibu cukup cairan dan nutrisi saat calon ibu fokus menghadapi kontraksi. Karena doula tahu rencana persalinan klien, dia dapat membantu mengomunikasikan keinginan klien pada staf medis. 

Bisa hindarkan operasi caesar

Tidak hanya bertindak layaknya asisten pribadi, adanya doula juga memungkinkan suami untuk bergantian menemani calon ibu khususnya jika proses menjelang persalinan berlangsung lama, sehingga masing-masing cukup beristirahat. Suami juga diajarkan cara berpikir positif, khususnya saat mendampingi calon ibu bersalin. Sebuah studi juga menemukan bahwa ibu yang ditemani doula pada saat persalinan kecil presentasenya membutuhkan operasi sesar karena nyaman dalam proses kelahiran normal dan mendapat pengalaman proses persalinan yang lebih positif. 

Tetap temani saat di rumah

Tidak berhenti setelah bayi lahir, doula juga akan mendampingi ibu saat kembali ke rumah. Doula akan mengajarkan cara merawat bayi, menemani ibu saat belajar menyusui, serta mengajari anggota keluarga lain cara yang tepat untuk membantu ibu. Doula juga akan memastikan basic self-care terpenuhi, agar transisi menjadi ibu dapat dijalani dengan mulus.

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.