twitter  
Profil  

Jumat, 11 September 2020 | 10:27 wib
Merawat Batik dengan Campuran Rempah Aromatik
 

Selain resiko kain yang mudah lapuk, serbuan ngengat juga membuat batik rentan mudah bolong sehingga menyimpan batik adalah pekerjaan yang gampang-gampang susah.

Untuk itu, Era Soekamto seorang pecinta batik dan perancang mode memiliki beberapa trik yang bisa kita coba terlebih untuk yang mempunyai lemari khusus menyimpan batik. Pertama dengan membuat resep anti ngengat. 

Era Soekamto memberi tips untuk membuat campuran rempah aromatik yang ampuh untuk mengusir serangga mengganggu. Campuran ini bisa ditaruh di dalam mangkok dan disimpan di dalam lemari ataupun peti uang digunakan untuk menyimpan batik-batik kesayangan teman She. Bahan yang kita butuhkan adalah kopi bubuk, merica butir (digeprek), kayu manis (digeprek) lalu campurkan ketiga bahan itu dan masukkan ke dalam mangkok. Kombinasi aroma ketiga rempah ini menjadi sebuah pengusir serangga seperti kutu ataupun ngengat (fyi, aromanya harum alami daripada aroma tajam kapur barus). 

Kedua adalah  batik harus di angin-anginkan dan dijemur. Supaya tidak lapuk ataupun memicu tumbuhnya jamur, sirkulasi udara yang baik menjadi penting dalam menyimpan kain. Menurut Era, tempat menyimpan batik perlu rutin dibuka agar ada sirkulasi udara. Bila batik disimpan di dalam lemari atau peti antik, cukup buka lemari atau peti secara rutin misalnya sebulan sekali. Setiap tiga bulan sekali kain-kain koleksi harus dijemur agar tidak muncul jamur dan bakteri di permukaannya. Selain membuat warna jadi pudar, keduanya bisa menimbulkan bintik-bintik putih diatas permukaan kain dan membuat kain jadi lapuk. 

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.