twitter  
Profil  

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 10:41 wib
Cerita Mereka yang Berani Menaklukkan Ketakutannya
 

Teman She perempuan berani? Dengan maksud berani berubah menjadi pribadi yang lebih baik, berani tegas atau berani melawan phobia yang menakutkan. You’re not alone, percayalah. Di luar sana banyak yang sedang mengupayakan untuk itu, namun tidak sedikit juga yang telah sukses melawan versi lama dirinya dan berani.Kali ini She tampilkan beberapa sosok inspiratif dunia yang layak disematkan dengan predikat perempuan pemberani, tentu di bidangnya masing-masing. 

Brenda Chapman

 

Dia adalah sutradara pemenang Academy Award untuk Fitur Animasi Terbaik untuk film Brave dengan sosok ikonik Merinda, yang ternyata terinspirasi dari putrinya sendiri. Kala itu Brenda berpikir putrinya sangat vokal dan bertingkah seperti remaja walau masih berusia 5 tahun. Maka terciptalah film Brave untuk para gadis muda yang dilengkapi dengan hubungan ibu dan anak perempuan yang punya kemauan kuat. Mereka memiliki kepercayaan diri untuk mengubah sudut pandang namun tetap mendengarkan orang lain.

"Saya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengumpulkan keberanian yang saya miliki sekarang karena beberapa kali merasakan ketidakadilan industri. Saya akan mengatakan pada semua perempuan, jika anda bersemangat tentang sesuatu, lakukan, pertahankan, dan katakan," – Brenda Chapman.  

Lindsay Avner

 

Dengan riwayat keluarga yang tidak terpisahkan dengan kanker, membuat Lindsay menjalani tes genetik dan didiagnosis dengan mutasi gen BRCA1 pada usia 22 tahun, sehingga karena keberaniannya itulah Lindsay yang juga menjadi CEO Bright Pink pun menjadi perempuan termuda yang memilih masektomi ganda untuk mengurangi risiko.

"Terkadang yang kita butuhkan hanyalah 20 detik keberanian yang tidak masuk akal. Kapan pun saya merasa takut dan butuh kepercayaan diri, saya selalu mengingatkan untuk melakukannya selama 20 detik, dan berhasil," – Lindsay Avner. 

Iskra Lawrence

 

Model berbasis di Inggris ini terkenal karena iklan unretouched untuk merek lingerie American Eagle Aerie. Menurutnya kunci mendapatkan kepercayaan diri adalah dengan berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Iska mulai menerima bentuk tubuhnya dan merayakan keunikannya. 

"Bagi siapa pun yang ingin mencoba menjadi berani, bukan untuk berubah tapi menjadi versi terbaik, berhenti mengatakan "tidak bisa" dan mulailah berkata "saya bisa", - Iska Lawrence.  

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.