twitter  
Profil  

Selasa, 20 Oktober 2020 | 13:36 wib
Bijak Pakai Plastik Saat Belanja Online di Masa Pandemi
 

Masa pandemi telah membuat ruang gerak semua orang terbatas, tapi thanks to technology karena menjadi jalan keluar setiap orang untuk menunjang kehidupan sehari-hari, termasuk berbelanja secara online. Namun tanpa disadari kebiasaan baru selama pandemi ini kembali menimbulkan masalah terhadap lingkungan, yaitu justru orang lebih banyak mengonsumsi plastik sekali pakai untuk membungkus semua delivery. 

Untuk itu, Tiza Mafira Direktur Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik punya beberapa cara guna mengurangi penggunaan plastik ketika berbelanja online.

1. Memilih vendor atau toko yang mengemas produk menggunakan kemasan minim plastik.
Teman She dapat mulai memilih untuk berbelanja di toko-toko online yang diketahui mengemas produk tanpa menggunakan plastik dan menggantinya dengan kemasan kotak atau kardus, serta menggunakan potongan-potongan kertas koran untuk melindungi produk saat pengiriman. 

2. Ketika berbelanja, kita memberikan permintaan kepada penjual untuk tidak mengemas produk dengan plastik
Customer is king, frasa ini dapat menjadi panduan untuk tidak berhenti mengisi kolom permintaan kepada penjual untuk tidak mengemas produk mereka dengan plastik, Tiza mengungkapkan bahwa keaktifan pembeli dalam meminta produk dikemas dengan kemasan bukan plastik sehingga penjual terdorong untuk memperhatikan pengemasan yang dilakukan serta mengganti kemasan produk lebih ramah lingkungan.

3. Selalu memilah sampah plastik dari kemasan yang kita terima, termasuk kemasan makanan
Meski permintaan menggunakan kemasan tanpa plastik telah dilakukan, tidak menjamin penjual akan mengikuti permintaan kita sehingga kemasan plastik tetap menjadi bahan yang membungkus pesanan. “Ketika sudah terlanjur ada plastik di rumah, jangan lupa untuk dipilah. Pastikan itu terpisah dari makanan,” jelas Tiza. Tapi kalau teman She memesan antar makanan dan dikemas menggunakan plastik, kemasan makanan itu perlu dibilas sebelum dibuang ke tempat sampah anorganik di rumah.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.