twitter  
Profil  

Sabtu, 07 November 2020 | 11:25 wib
Persiapan Rumah Saat Musim Hujan
 

Lebih baik mencegah daripada mengobati, bisa jadi benar adanya untuk banyak hal termasuk persiapan kita ketika musim hujan tiba. Rumah, hunian kita juga bisa persiapkan untuk musim hujan daripada nantinya kita repot sendiri kalau-kalau hunian bocor dan lainnya. Apa saja hal yang perlu dilakukan agar rumah tetap aman dan nyaman dihuni selama musim hujan? 

1. Mengecek kondisi rumah

Perhatikan seluruh bagian rumah, terutama yang berpotensi bocor, rembes, atau terkena tampias air hujan. Saat cuaca panas, pengecekan dapat dilakukan dengan melihat indikasi, seperti noda bekas rembes pada plafon, dinding bergelembung dan berjamur, retak pada dinding luar. Ketika hujan, periksa juga seluruh ruangan, adakah tanda-tanda air masuk yang mengakibatkan bocor dan rembes.

2. Membersihkan saluran air

Bersihkan saluran air, seperti saluran air pada atap beton. Jangan biarkan ada sampah yang menyumbat sehingga tidak menimbulkan genangan air terlalu lama.

3. Melapis bagian rumah yang rentan bocor atau rembes

Lapisi bagian rumah, baik itu atap maupun dinding dengan produk pelapis anti-air atau waterproofing yang efektif. Pilih produk yang berkualitas agar masalah bocor dan rembes tidak berulang setiap musim hujan.

4. Reparasi mandiri

Jika memungkinkan, perbaiki sendiri bagian rumah yang bocor atau rembes. Misalkan cat yang sudah mengelupas dan tambahkan atau lapisi dengan cat anti-bocor yang andal.

5. Pakai jasa tukang

Apabila bagian rumah yang hendak diperbaiki cukup sulit, panggil jasa reparasi profesional atau tukang. Bagian plafon hingga atap beton, maupun atap genting yang sulit dijangkau memang sebaiknya ditangani oleh ahlinya.

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.