twitter  
Profil  

Kamis, 16 April 2020 | 11:21 wib
Pertahanan Strategis Industri Fashion Global dan Indonesia di Masa Covid-19
 

Kini seluruh industri fashion global sedang melambat tak kecuali untuk Indonesia. Pilihan untuk hibernasi merupakan langkah yang tepat dimasa ini.

 

Membaca banyak artikel dan ulasan industri fashion tentang dampak besar dari pandemi Covid-19 membuat saya berpikir bahwa sebenarnya memang benar industry ini memerlukan strategi baru, memperbaiki dan mengkaji ulang sistem dari pengelolaan rantai pasokan hingga penyesuaian digitalisasi untuk fashion. Sebelum wabah ini melanda dunia, telah banyak pelaku industri fashion menyuarakan fashion keberlanjutan (Sustainable Fashion) yang menitikberatkan kesejahteraan pekerja fashion, pengrajin selain perduli kesehatan lingkungan akan limbah fashion. Menurut artikel dari Fashion Revolution “The impact of Covid-19 on the people who make our clothes”  (Dampak dari Covid-19 pada orang – orang yang membuat pakaian kami) bahwa fashion retailers dan fashion brands membatalkan pesanan mereka dan bahkan tidak membayar pesanan yang telah dilakukan persiapan maupun perencanaannya. Bloomberg News memperkirakan sebanyak U$ 1,5 Milyar jumlah pemesanan yang dibatalkan hanya dari pabrik garmen di Bangladesh, masih terdapat pabrik – pabrik lainnya seperti di Myanmar, India dan Indonesia. Menelusuri dari artikel ini tidak hanya fashion brand maupun retailer mengalami perubahan signifikan namun rantai pasokan di industri fashion global juga sangat terdampak dari kapasitas pekerjaan mereka yang berkurang drastis, pemberhentian masa kerja menyebabkan para pekerja semakin terpuruk dibawah garis kemiskinan. Bahkan tidak dipungkiri beberapa fashion brand dan retailer di sejumlah Negara di Eropa, Amerika sudah mengalami krisis besar, terjadi penutupan bisnis sebelum Covid-19.

Pertahanan strategis yang dilakukan beberapa fashion brand, retailer global dan Indonesia membuat masker membantu kekurangan pasokan masker yang menipis, APD (Alat Pelindung Diri) untuk para tenaga medis. Pertahanan ini dilakukan agar tetap produktif khususnya untuk stabilitas ekonomi pekerja (penjahit dan lainnya). Namun, tidak semua fashion brand maupun retailer memahami protocol keamanan dan pentingnya kehigienisan pada masker atau APD yang dibuat. Hal ini tidak hanya difokuskan pada riset material yang mendetil tapi juga saat proses produksi diperlukan penutup kepala, sarung tangan latex, masker, pemberlakuan sanitasi kebersihan lingkungan dan pekerja mendominasi kelayakan hasil masker, APD untuk keperluan medis. Pertahanan strategis fashion brand atau retailer sebenarnya dapat tetap mengutamakan kreatifitas dan melakukan perencanaan post – Covid-19 dengan berkoordinasi antar team dapat melalui aplikasi online, merencanakan langkah saat hibernasi dengan menunda produksi massal koleksi terbaru, dimana sebaiknya mempertahankan pesanan konsumen secara individu (made to order), memperbaharui sistem produksi dari desain hingga kualitas produk, sistem distribusi produk, peralihan kepenggunaan versi digital untuk look book, campaign, bahkan fashion event untuk keperluan promosi fashion brand dimasa ini. 

Pemulihan dari pandemic ini akan bertepatan dengan resesi pasar, memaksa para pelaku industri fashion untuk meningkatkan perencanaan ketahanan dan menyesuaikan model operasional bisnis mereka. Perusahaan yang selamat dari krisis segera akan melakukan intervensi yang berani dan cepat untuk menstabilkan bisnis inti mereka sebelum mencari pasar baru, peluang strategis dan kantong pertumbuhan masa depan dalam industri fashion global yang sedang mengalami transformasi dramatis (The State of Fashion edisi Corona virus dari The Business of Fashion, 2020). 

Tentang Janet Teowarang :

Janet Teowarang merupakan founder dan creative director brand fashion miliknya yaitu Allegra Jane, selain itu Janet juga menjadi dosen di Universitas Ciputra Surabaya. Janet meraih Australia Awards dari Pemerintah Australia di sektor Fashion dan Textile. Karyanya juga telah dipresentasikan di Indonesia Fashion Week, Mercedes Benz Asia Fashion Award dan mengikuti kompetisi Mango Fashion Award di Spanyol.

Photo : 
1. AP Photo/ Antonio Calanni. Armani Livestream Fashion Show 
2. AFP/ Yuri Dyachyshyn


Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.