twitter  
Profil  

Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:15 wib
Tampil Fit dan Modis Saat Gowes
 

Bersepeda atau gowes adalah jenis olahraga yang kini sedang tren dan banyak diminati di Indonesia.Pilihan berolahraga selain menjadi sehat juga untuk menyalurkan energi kita untuk lebih dekat dengan alam. Selain itu gowes juga melatih ketangkasan dan kecepatan kita saat melalui tantangan seperti jalanan yang cukup curam, tanjakan, atau ketika menargetkan titik tempuh tertentu menggunakan cycling smartwatch agar mengoptimalkan hasil pembakaran kalori yang akurat. 

Untuk edisi kali ini Fashion Notes mengajak teman She untuk berkenalan dengan tiga pesepeda wanita yang aktif dan inspiratif yaitu Nadia Soewandito, Michelle Lovelyn dan Regina Abigail.Mereka berasal dari berbagai profesi seperti Nadia adalah seorang entrepreneur di bidang packaging, Michelle yang bekerja di bidang properti, dan Regina yang memiliki multitasking work sebagai entrepreneur di industri fashion dan event promotion, membantu di perusahaan digital marketing, sosial media, lalu juga menjadi dosen paruh waktu. Nadia dan Regina berasal dari Surabaya juga berdomisili di kota ini, sedangkan Michelle berasal dari Jakarta walaupun juga tinggal di Surabaya. 

 
Nadia Soewandito

 
Michelle Lovelyn

 
Regina Abigail


Boleh diceritakan sejak kapan melakukan gowes?Mengapa memilih dan menyukai aktivitas ini?

Nadia : Saya sudah aktif gowes sejak tahun 2017 karena sebelumnya olahraga yang ditekuni adalah lari, kemudian saya ingin mencoba triathlon (renang, sepeda dan lari). Tapi malah akhirnya jadi keterusan hobi bersepeda.

Michelle : Dari sejak kecil saya selalu pergi pulang ke sekolah dengan bersepeda, lalu mulai aktif bersepeda lagi tahun lalu  sepeda lipat, kemudian 3 bulan terakhir ini saya beralih menggunakan road bike. 

Regina : Nah karena dari awal mulanya saya memang orangnya suka beraktifitas sejak SMA sudah gemar sekali berolahraga, biasanya renang atau bulu tangkis, tapi lama – kelamaan saya cukup bosan dan ingin mencoba hal baru. Pada bulan Desember 2019 saya dikenalkan teman untuk mencoba bersepeda dan akhirnya saya jatuh cinta dengan olahraga ini.Lalu di Januari 2020 saya memutuskan untuk menekuni rutin bersepeda. Menurut saya dengan bersepeda mampu membuat tubuh menjadi lebih fit dan berfungsi sebagai individual stress relief untuk saya, bersepeda adalah pengalaman yang sangat seru sekali dapat berkeliling jarak jauh dapat membantu menyegarkan emotional health saya. 

 

Apa saja persiapan sebelum melakukan aktifitas gowes dan perlengkapan yang wajib?

Nadia: Saya memastikanpenggunaan helm dan membawa minum karena ini yang wajib sebab dua hal ini penting untuk keselamatan kita selama berolahraga. Hal – hal lainnya seperti baju dan sepatu sepeda bisa mengikuti, selain itu diperlukan bike computer, atau bisa juga pakai aplikasi GPS di telepon genggam utk mengukur jarak tempuh kita. 

Michelle: Pemanasan sebelum bersepeda dan perlengkapan helm wajib dipakai, kacamata, sarung tangan dan memakai sepatu khusus untuk bersepeda. 

Regina: Untuk persiapan biasanya H-1 harus tidur yang cukup. Setelah itu besok paginya kita harus berbekal cukup energi jadi wajib sarapan sedikit atau bisa membawa snackbar saja untuk dimakan nantinya saat lapar, pastikan selalu membawa air minum supaya menghindari dehidrasi karena cenderung bersepeda dengan jarak jauh. 

Menurut saya perlengkapan yang paling penting adalah celana padding (celana khusus dipakai untuk bersepeda) kemudian jersey sepeda yaitu kaos jersey khusus bersepeda karena dilengkapi kantong belakang yang cocok bagi pesepeda ketika membawa barang – barang kecil yang penting agar tidak perlu membawa tas karena berat dan tidak efisien. Helm dan kacamata juga sangat penting sih untuk saya karena keamanan itu paling utama.Biasanya karena saya sudah pulang saat matahari sudah terbit untuk menghindari sinar matahari saya biasanya membawa kaos penutup lengan untuk berjaga – jaga dipakai melihat kondisi sinar mataharinya.Sepatu khusus bersepeda dengan cleat juga wajib dipakai terutama bagi pesepeda road bike seperti saya, karena suka mengejar kecepatan dan tanjakan yang menjadi tantangan tersendiri untuk saya.

 

Sebagai pesepeda aktif, apakah diperlukan memadu padankan pakaian, sepatu dan perlengkapan gowes seperti helmet, sarung tangan? Bagaimana cara memadukannya?

Nadia: Tentu saja seperti halnya padu padan fashion yang kita pakai sehari – hari. Biasanya saya akan cocokkan warna helm dan sepatu berwarna basic seperti putih, hitam, merah agar lebih memudahkan untuk dipadankan dengan baju yang saya pakai, misal untuk celana juga dapat memilih warna hitam, biru gelap dan coklat. Sedangkan untuk baju, biasanya saya memakai satu warna yang sama dengan masker dan kaos kaki. 

Michelle: Iya, biasanya helm dan sepatu warnanya harus sama, juga helm biasanya mempunyai fungsi beda - beda. Helm untuk bersepeda jarak pendek dan jarak jauh fungsi dan bentuknya berbeda tergantung kebutuhan untuk meningkatkan performa bersepeda.

Regina:Tentu, karena sebagai wanita yang mengikuti tren dunia fashion, saya pun berusaha untuk tetap memadukan penampilan saya pada saat bersepeda. Biasanya saya cenderung memilih warna kaos jersey sepeda berwarna basic hitam dan putih atau warna kaos jersey sepeda yang cenderung berwarna lembut seperti hijau tosca muda untuk menonjolkan kesan feminin.Sedangkan untuk helm dan sepatu saya sengaja memilih warna putih karena warna ini terlihat fashionable untuk wanita jika dipadu padankan ke berbagai varian warna lainnya. Saya juga melihat kondisi cuasa dan jalur (track) yang akan dilalui, misalnya jika saya berencana untuk ke daerah berangin kencang, saya cenderung memilih menggunakan celana sepeda yang panjang dan kaos jersey sepeda berlengan panjang. Juga saya melengkapi kebutuhan helm, kacamata dan sepatu khusus jika ke luar kota yang bercuaca panas. Jika saya hanya bersepeda santai semua perlengkapan akan tetap seperti biasanya namun dengan fungsi berbeda seperti helm digantikan dengan topi, untuk sepatu cukup menggunakan sepatu olahraga lari, untuk kaos penutup lengan tetap disediakan atau dibawa. Hal yang berbeda cukup signifikan adalah kaos jersey sepeda yang digantikan dengan baju olahraga atau T-Shirt dan dipadukan dengan celana atau legging olahraga biasa.

 

Apa saja jenis material yang nyaman dipakai saat gowes?

Nadia: Untuk celana, pastikan menggunakan celana sepeda dengan padding, sedangkan baju atasan, saya menyukai bahan dri-fit spandex krn cepat kering ketika berkeringat.

Michelle : Bahan polyester dengan mekanisme dri-fit karena bahannya tipis, lebih breathable dan mudah kering jika terkena keringat. 

Regina : Untuk baju atasan mungkin saya lebih nyaman menggunakan material polyester dan bisa body fit seperti dri-fit spandex. Saya menyukai baju – baju olahraga yang cenderung mengandung serat polyster karena lebih nyaman untuk bergerak. Untuk celana, mungkin bisa menggunakan bahan seperti lycra yang elastis. 

 

Tips dari Nadia, Michelle dan Regina untuk teman She agar gowes dengan keren tapi tetap mengikuti protokol kesehatan di masa pandemi ini.

Nadia: Dengan rutin bersepeda, namun hindari jenis olahraga yang terlalu berat karena malah akan menurunkan imunitas kita. Wajib tetap gunakan masker jika melewati jalur yang banyak orang, memilih untuk gowes dengan beberapa orang yang juga patuh pada protokol kesehatan.Hal yang penting adalah setelah selesai olahraga langsung pulang dan membersihkan diri, tidak perlu kumpul – kumpul.

Michelle:Tetap pakai helm, masker dan sepatu karena keren itu yang aman. Sebab jika keren tidak aman itu percuma dan selalu nyaman untuk jadi diri sendiri ya.

Regina: Lebih baik jangan melupakan protokol - protokol kesehatan dan peralatan yang penting untuk keamanan kita. Prioritas kita bisa tetap tampil keren dengan dibarengi dengan memperhatikan keselamatan untuk diri kita sendiri.

 

Ketiga wanita ini membuktikan bahwa olahraga juga wajib dilakukan dengan minat dan animo tinggi dari kita sendiri.Hal ini penting agar kita dapat memaksimalkan hasil dari aktifitas berolahraga tersebut.Bila diberikan sentuhan fashion tentunya meningkatkan semangat untuk lebih percaya diri demi mendapatkan goal atau hasil tujuan dari setiap target yang kita tentukan, misal seperti bersepeda adanya penentuan jarak tertentu maupun tingkat kesulitan saat mendaki dapat teratasi bila persiapan kita matang termasuk menyiapkan kebutuhan perlengkapan yang dipadu padankan.

 


Tentang Janet Teowarang:

Janet Teowarang merupakan founder dan creative director brand fashion miliknya yaitu Allegra Jane, selain itu Janet juga menjadi dosen di Universitas Ciputra Surabaya.Janet meraih Australia Awards dari Pemerintah Australia di sektor Fashion dan Textile.Karyanya juga telah dipresentasikan di Indonesia Fashion Week, Mercedes Benz Asia Fashion Award dan mengikuti kompetisi Mango Fashion Award di Spanyol.


Photo: 
1. Dokumentasi Pribadi Nadia Soewandito
2. Dokumentasi Pribadi Michelle Lovelyn 
3. Dokumentasi Pribadi Regina Abigail 

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.