twitter  
Profil  

Kamis, 12 November 2020 | 12:00 wib
Penelitian Dari Skotlandia : ASI Mengandung Hormon Cinta
 

Sebuah penelitian terbaru menunjukan bahwa ASI juga memiliki manfaat jangka panjang untuk kesehatan mental anak dan bagaimana cara mereka menjalin hubungan sosial. Hal ini diketahui berdasarkan sebuah penelitian dari The University of Edinburgh, Skotlandia. Lewat penelitian yang dipublikasikan melalui jurnal Archives of Disease in Childhood itu, para peneliti mengatakan bayi yang mendapat asupan ASI setidaknya tiga bulan, akan lebih tahan terhadap gangguan kecemasan, memiliki konsentrasi yang lebih baik dan lebih mudah berteman dalam tumbuh kembangnya. 

Menurut ilmuwan yang menjalankan penelitian ini, Lydia Speyer, ASI mengandung oksitosin atau 'hormon cinta'. Seorang anak yang menerima hormon ini dari sang Ibu akan memiliki suasana hati yang baik dan mampu mengatasi stres. Lydia juga menjelaskan bahwa ASI mengandung asam lemak yang penting untuk perkembangan otak, namun masih diperlukan penelitian lanjutan untuk menetapkan apakah efek menyusui yang satu ini bersifat kausal. 

Sudah banyak penelitian yang meneliti kalau ASI dapat memberikan manfaat untuk bayi, seperti membantu sistem kekebalan tubuh, pertumbuhan tulang, mencegah obesitas maupun malnutrisi. Tidak hanya untuk bayinya, menyusui juga mampu menekan risiko kanker payudara pada perempuan, karena kegiatan menyusui dapat membantu mengangkat sel DNA yang rusak. 

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.