twitter  
Profil  

Jumat, 30 Oktober 2020 | 10:56 wib
Lebih Mencintai Bumi Mulai Dari Lemari Pakaian Sendiri
 

Sejak tahun 2019, gaya hidup ramah lingkungan atau sustainable lifestyle telah dimulai dengan mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai dan juga produk berbahan plastik. Berganti mulai dari membawa tas belanja hingga botol minum sendiri, kampanye pengurangan sampah plastik kini lebih luas disebarluaskan dari berbagai komunitas untuk menerapkan gaya hidup yang ramah bagi Bumi. Sustainable lifestyle sendiri sebenarnya dapat dimulai dari langkah sederhana dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan baru ke dalam hidup sehari-hari, lebih lebar termasuk dengan sustainable fashion

Gerakan ini menekankan pentingnya sebuah brand pakaian untuk memproduksi dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan ramah bagi lingkungan, termasuk dalam proses pembuangan limbah sisa produksi. Sedangkan, bagi konsumen untuk lebih bijak dalam mengonsumsi pakaian maupun aksesori yang mereka akan gunakan.

Tapi, konkritnya bagaimana kita dapat mengimplementasikan fashion berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari? Nah mari kita coba cara sederhana berikut untuk bangun kebiasaan berpakaian yang lebih ramah lingkungan.

1. Mengurangi kebiasaan berbelanja
Cara paling sederhana adalah dengan membeli pakaian yang dibutuhkan, bukan inginkan. Dengan demikian, kita juga tidak akan membuang terlalu banyak pakaian yang tidak lagi diinginkan atau butuhkan.

2.  Memaksimalkan pakaian yang dimiliki 
Dengan berbagai macam pakaian yang ada di dalam lemari, kita bisa memulai kebiasaan berpakaian yang ramah lingkungan dengan mempadukan pakaian yang dimiliki, ditambah sentuhan gaya baru untuk menunjang keseharian. Misal memotong kaus putih seperti crop top atau menjahit kain perca pada celana jeans. Trendy, menghemat pengeluaran dan menambah kreativitas. 

3. Menyumbangkan pakaian bekas layak pakai
Kalau teman She ingin mengurangi jumlah celana jeans atau tidak lagi ingin memakai gaun bermotif bunga, tetapi tetap layak dipakai, maka sumbangkan kepada mereka yang membutuhkan.

4.  Menjual kembali pakaian kita
Kumpulkan pakaian-pakaian yang tidak lagi terpakai, siapkan ‘studio foto’ di rumah, buat akun media sosial atau pasarkan di berbagai e-commerce. Dengan demikian, pakaian kita akan memiliki pengguna baru, di saat yang sama kita juga mengambil langkah baru untuk gaya hidup ramah lingkungan.

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.