twitter  
Profil  

Kamis, 07 Mei 2020 | 10:32 wib
5 Tips Aman Berolahraga Lari untuk Perempuan
 

Bagi perempuan, berolahraga lari di tempat umum sering kali menimbulkan rasa tidak aman dan nyaman karena isu pelecehan seksual. Isu ini sudah lama menjadi perhatian Indorunners, sebuah komunitas independen bagi penggemar olahraga lari terbesar di Indonesia. Yasha Chatab, salah satu pendiri Indorunners mengatakan, pihaknya sudah banyak mendapatkan cerita-cerita dari anggota perempuan Indorunners yang mengalami pelecehan seksual saat berolahraga lari seperti contohnya adalah siulan. 

Supaya lebih aman dalam berolahraga lari di tempat umum, berikut adalah tips dari Indorunners.

1. Cari tempat yang aman untuk berolahraga lari
Pilihlah trek yang tidak terlalu banyak semak-semak dan usahakan lingkungan tersebut ramai. Jika berlari di trotoar, berlarilah berlawanan arah dengan lalu lintas agar teman She dapat melihat kendaraan yang mendekati anda. 

2. Tetap fokus dan terhubung dengan lingkungan sekitar
Mendengarkan musik ketika sedang berlari memang sangat menyenangkan, tapi jangan setel volume terlalu keras. Kita harus tetap fokus dan waspada dengan apa yang terjadi di sekitar kita.

3. Berlari bersama teman-teman atau berkelompok.
Beberapa di antara kita lebih senang berlari sendirian. Namun Indorunners lebih menyarankan agar kita berlari secara berkelompok atau ditemani oleh satu teman kita. 

4. Belajar self defense
Tidak ada salahnya untuk mulai ikut kelas-kelas bela diri untuk berjaga diri, seperti muay thai, taekwondo, karate, dan yang saat ini sedang digemari adalah body combat.

5. Kabari teman atau kerabat jika ingin berolahraga lari
Jika ingin berlari sendiri, ada baiknya teman She mengabari teman atau anggota keluarga di rumah. Kabari mereka kita akan berlari di rute A dan akan berakhir di daerah yang sudah kita tentukan, agar mereka bisa mengecek keberadaan kita. (Magdalene) 

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.