twitter  
Profil  

Rabu, 22 Juli 2020 | 14:29 wib
Trik Makan Donat Ramah Tubuh
 

Siapa disini yang begitu lihat gambar atau foto donat, langsung ingin makan donat? Saking menariknya dan tentu saja lezat, donat pun menjadi salah satu primadona jajanan di seluruh dunia. Hanya saja, kita harus tahu teman She donat sekaligus menjadi jajanan yang mengandung kalori, gula dan beberapa kandungan lain yang kalau berlebih, dampak ke tubuh tidak selezat rasa donat. 

Dalam satu donat ukuran sedang, total lemak diperkirakan 10,76 gram atau sekitar 14 persen dari angka kecukupan gizi (AKG) harian orang dewasa, karbohidrat 23,36 gram atau 8 persen dari AKG harian, gula 10,58 gram, kalori sekitar 198. 

Sementara donat yang dilengkapi dengan berbagai topping atau isian memiliki jumlah kalori yang lebih tinggi lagi, bisa mencapai 480 kalori dengan kandungan gula 27 gram.

Ini artinya, dua potong donat sudah hampir memenuhi hampir 50 persen kebutuhan harian orang dewasa yang rata-rata 2.000 kalori, belum lagi orang dewasa juga mengonsumsi makanan lain pada jam-jam makan utama. Kelebihan gula dari konsumsi jajanan semisal donat ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit berbahaya, seperti penyakit kardiovaskular atau kanker.

Terus, kita nggak boleh makan donat? 

Ada cara membuat donat lebih ramah pada tubuh dengan mengganti beberapa bahan, misalnya mengganti tepung terigu dengan tepung gandum, gula putih dengan madu atau stevia, topping buah-buahan, serta membuat donat sayuran atau buah dengan menambahkan kentang, talas, pisang, almond, atau ubi. Cara memasaknya pun dengan dipanggang, bukan digoreng.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.