twitter  
Profil  

Rabu, 16 Desember 2020 | 10:31 wib
Meredakan Marah Dengan Ucapan Pengertian
 

Hasil penelitian para ahli Psikologi dari Ohio State University, Amerika Serikat, yang terbit di Journal of Positive Psycology, baru-baru ini menemukan kalau dengan memberi ucapan pengertian, mengiyakan atau memberi validasi terhadap perasaan orang yang sedang marah, penting dilakukan pertama kali untuk segera meredam emosi negatifnya bahkan ketika kita sebenarnya mungkin tidak sepakat dengannya. 

Penelitian itu muncul karena saat menghadapi orang yang sedang marah, kita kebingungan bagaimana cara meredakannya. Mengatakan “sabar”, tidak jarang justru membuat orang tersebut tetap emosi atau malah semakin marah. Dari penuturan orang-orang yang diwawancarai para ahli tersebut, terlihat bahwa orang yang dipahami atau disetujui perasaannya, bisa lebih cepat menjadi positif secara emosi.

Jennifer Cheavens, Profesor Psikologi yang memimpin penelitian tersebut, dilansir Science Daily, Senin (14/12) mengatakan selama ini jika kita menghabiskan waktu mencari cara bagaimana meredakan emosi negatif , tapi kita tidak cukup menggali bagaimana membantu orang itu sendiri untuk meraih dan menumbuhkan emosi positif lewat diri mereka sendiri. Respon positif akan menghasilkan emosi yang positif, sebaliknya respon negatif akan menghasilkan emosi negative dan respon negatif itu dapat berbentuk ketidakacuhan akan amarah yang sedang dialami orang terkait. 

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.