twitter  
Profil  

Surabaya Darurat Pil Koplo Dan Pornografi
Esthi Susanti Hudiono, Direktur Eksekutif Yayasan Hotline Surabaya, sudah menyerahkan 12 usulan revolusioner untuk mengatasi masalah seksualitas anak di Surabaya khususnya. Diantaranya dengan menerapkan darurat jam malam, darurat jam belajar, mengadakan tempat rehabilitasi korban pelecehan seksual dan trafficking yang mengalami kecanduan seks, narkoba, dan hidup bebas, serta sekolah memperhatikan khusus anak-anak rentan dilacurkan.

Darurat jam malam diberlakukan karena malam hari anak-anak rawan menjadi korban trafficking. Sedangkan darurat jam belajar menurut Esthi juga penting digagas karena banyak orang tua saat ini yang tidak bisa mendampingi anak akibat kecanduan televisi.

''Sekolah harusnya membagi anak jadi tiga kategori. Anak berisiko, anak rentan, dan anak tidak bermasalah. Kalau anak-anak korban trafficking dan pelecehan seksual tidak mendapat pemulihan dan pendidikan secara tepat, maka akan ''menulari'' mereka yang berisiko dan tidak bermasalah,'' kata Esthi.

Beberapa indikator anak rentan menjadi korban kekerasan diantaranya anak yang hidup dengan pola asuh salah dan mengalami penelantaran kasih sayang dari orang tua. Saran lengkap dari Esthi bisa Anda dengarkan di podcast ini.
INSPIRASHELAINNYA