twitter  
Profil  

Ditemukan Dini, Kualitas Hidup Pasien Kanker Lebih Tinggi


Oktober merupakan bulan peduli kanker payudara. Menurut data dari International Agencies for Research on Cancer (IARC) pada 2005, kasus baru di Indonesia sekitar 26 per 100.000 perempuan setiap tahun, dan sebagian besar dalam keadaan stadium lanjut. Berdasarkan data Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI) pada 2003, prognosis daya tahan hidup pasien kanker payudara (survival rate) per stadium sebagai berikut:
  • Stadium 0 (massa tumor belum keluar dari kelenjar susu maupun saluran susu): 10 tahun bertahan hidup 98 persen
  • Stadium 1 (massa tumor masih terbatas pada payudara): 5 tahun bertahan hidup 85 persen
  • Stadium 2 (telah ada keterlibatan kelenjar getah bening pada ketiak): 5 tahun bertahan hidup 60-70 persen
  • Stadium 3 (massa tumor telah menyebar pada otot dan dinding dada atau kelenjar getah bening di atas supraklavikula): 5 tahun bertahan hidup 30-50 persen
  • Stadium 4 (kanker telah menyebar ke organ lain): 5 tahun bertahan hidup 15 persen
Perempuan di atas usia 40 tahun dianjurkan melakukan skrining mamografi setiap 1-3 tahun sekali. Hal ini karena perempuan dengan usia diatas 40 tahun sangat berisiko terkena kanker payudara. Sedangkan pada perempuan dibawah usia 35 tahun atau yang belum menikah, tidak disarankan mamografi karena pada usia tersebut payudara masih dalam keadaan kencang, dan bila dilakukan skrining mamografi tidak bisa menampakkan hasil yang maksimal karena masih tertutup hormon.

Namun, skrining masih tetap bisa dilakukan untuk perempuan usia dibawah 35 tahun, yaitu dengan menggunakan Ultrasonografi (USG). Sayangnya, dengan menggunakan USG kita tidak dapat melihat adanya mikrokalsifikasi atau deteksi stadium nol.
INSPIRASHELAINNYA